Selasa, 13 April 2010

Gempa Aceh, 17 Luka di Pulau Simeuleu


Rabu, 7 April 2010 - 19:44 wib

SINABANG - Gempa berkekuatan 7,2 Skala Richter yang mengguncang daerah Aceh selatan pagi tadi dilaporkan melukai sejumlah orang. Namun sejauh ini tidak ada laporan korban meninggal.

Pemerintah setempat Pulau Simeuleu, lokasi terdekat dari titik pusat gempa, menyatakan sebanyak 17 orang menjadi korban luka, di mana empat di antaranya mengalami luka serius.

Sementara itu pantauan Reuters, Rabu (7/4/2010) dari udara menyebutkan, sejumlah rumah mengalami kerusakan ringan. Kepanikan hanya berlangsung sementara. Para nelayan pun sudah kembali melaut.

Setidaknya lima gempa susulan terjadi setelah Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa utama pada pukul 05.15 WIB.

Gempa berada pada kedalaman 34 kilometer di 75 kilometer tenggara Sinabang atau 85 kilometer barat laut Singkilbaru.

Sempat ada peringatan tsunami, namun kemudian dibatalkan. Warga di kawasan pesisir mengatakan terjadi gelombang setinggi 40 centimeter. Peringatan tsunami juga terjadi di Malaysia dan Thailand, meski kemudian dibatalkan.

Giovinco Lirik Napoli & Sampdoria


Selasa, 13 April 2010 - 20:11 wib


TURIN - Karir Sebastian Giovinco bersama Juventus tampaknya akan berakhir. Striker 23 tahun diisukan siap mengganti kostum Bianconeri dengan kostum Napoli atau Sampdoria, musim depan.

The Atomic Ant -julukan Giovinco- memang tidak menjalani musim yang menyenangkan bersama Juventus. Dia terus menjadi opsi terakhir mantan arsitek Ciro Ferrara maupun pelatih saat ini, Alberto Zaccheroni. Kedatangan Diego Ribas dan Antonio Candreva, serta rentetan cedera, menyebabkan Giovinco lebih sering mengisi bangku cadangan.

Dihadapkan pada nasib yang tak pasti, Giovinco mulai menyusun rencana. Kepada Tuttosport, Selasa (13/4/2010), agen striker Italia, Andrea D'Amico, mengungkapkan hasrat kliennya untuk hijrah ke klub lain, akhir musim nanti.

"Giovinco butuh kontinuitas. Tidak diragukan lagi, dia adalah pemain hebat. Tapi, dia harus menemukan pelatih yang tepat yang bisa menghargai penampilannya," cetus D'Amico.

"Pemain yang masih muda selalu memiliki pengaruh hebat dalam pertandingan, dan Giovinco selalu melakukannya," imbuh D'Amico lagi.

Napoli digadang-gadang sebagai calon klub baru Giovinco, setelah menyatakan ketertarikannya, beberapa waktu lalu. Namun, Partenopei tidak sendiri. Sampdoria juga berpeluang besar mendapatkan mantan punggawa Timnas Italia U-21. Apalagi, Juve diketahui tertarik dengan striker Il'Samp Giampaolo Pazzini. Bukan tidak mungkin Giovinco akan dijadikan kunci untuk memuluskan negosiasi.

Sementara itu, kabar terbaru menyebutkan, Giovinco dipastikan absen hingga akhir musim akibat mengalami cedera otot pada kaki kirinya kala melakoni sesi latihan di Vinovo, Selasa pagi waktu setempat. Situs resmi La Vecchia Signora menyebutkan, Giovinco membutuhkan waktu 40-45 hari untuk memulihkan kondisi.

Promotor GP Korea: Semua Sesuai Jadwal


Selasa, 13 April 2010 - 10:36 wib

SEOUL – Terancam batalnya GP Korea untuk menggelar ajang Formula One, dibantah oleh promotor penyelenggara. Menurut mereka, semua sudah sesuai jadwal dan sirkuit akan segera rampung.

Sirkuit GP Korea itu sendiri terletak di Yeongam-gun, Jeollanam-do. Dijadwalkan, Korea Selatan akan menggelar ajang balapan jet darat pada 24 Oktober.

Korea Auto Valley Operation CEO Yung Cho Chung mengungkapkan kepada AUTOSPORT, Selasa (13/4/2010), konstruksi sirkuit sudah hampir memasuki tahap akhir. Dan tidak ada keraguan bahwa GP Korea akan gagal.

"Konstruksi sirkuit sudah hampir selesat dan semuanya berjalan lancar. Tidak ada isu bahwa pembangunan sirkuit tersendat," jelas Cho Chung.

"Saya bisa mengerti bahwa Mr. Ecclestone sangat ingin Korea bisa menggelar F1. Tapi, bisa kami pastikan semua sudah sesuai dengan apa yang dijadwalkan," lanjut Cho Chung.

Sebelumnya, laporan majalah Jerman, Focus menyebutkan masalah utama dalam konstruksi sirkuit adalah dengan kondisi trek baru, yang didesain oleh Herman Tilke. Tilke sendiri tidak yakin bahwa trek dan srkuit akan bisa selesai tepat waktu.
(zwr)

Senin, 12 April 2010

Jasad Presiden Polandia Disemayamkan di Istana Presiden


Selasa, 13 April 2010 - 11:46 wib


WARSAWA - Jasad dari Presiden Polandia Lech Kaczynski yang tewas akibat kecelakaan pesawat Sabtu 10 April lalu, disemayamkan di Istana Presiden di Warsawa. Mulai hari ini rakyat Polandia berkesempatan untuk melakukan penghormatan terakhir atas presiden mereka.

Sementara jasad dari Ibu Negara Maria Kaczynski sedang diterbangkan menuju Polandia dari Rusia, agar peti mati yang berisi keduanya dapat disandingkan bersama untuk diberikan penghormatan terakhir. Demikian dilansir AFP, Selasa (13/4/2010).

Teka-teki penyebab kecelakaan pesawat tersebut membuat rakyat Polandia dilanda rasa trauma, menyusul kehilangan seorang presiden yang mereka cinta. Pihak berwenang Rusia menyatakan pilot pesawat Tupolev Tu-154 yang ditumpangi sang presiden, mengabaikan peringatan dari pengawas Bandara Smolensk.

Pesawat yang sudah berusia 20 tahun tersebut dikabarkan berusaha untuk melakukan pendaratan berulang kali, meskipun kondisi bandara yang terletak di wilayah selatan Rusia tersebut ditutupi oleh kabut tebal. Pihak penyelidik Polandia tidak menemui bukti jika pengabaian oleh pilot tersebut, dilakukan atas tekanan seseorang oleh salah satu penumpang.

Sebelumnya beredar kabar jika Presiden Kaczynski sendiri yang memaksa untuk pilot melakukan pendaratan di Bandara Smolensk, Rusia. Pemaksaan ini dilakukan agar rombongan tidak terlambat mengikuti perayaan peringatan Tragedi Katyn 1940, di mana polisi rahasia Uni Soviet menembak mati 20 ribu warga Polandia.

Selain Kaczynski, pesawat tersebut juga ditumpangi oleh pimpinan tertinggi militer Polandia, tokoh elit politik serta Gubernur Bank Sentral Polandia serta kerabat dari korban Tragedi Katyn. Dibalik kecelakaan ini terbuka peluang rekonsiliasi Polandia dan Rusia yang selama terus terlibat perang dingin.

Sementara guna mempercepat identifikasi seluruh korban kecelakaan pesawat, pihak keluarga korban diterbangkan langsung ke Rusia untuk membantu identifikasi. Kondisi jasad korban yang rusak berat membuat pihak berwenang setempat kesulitan untuk mengenali korban kecelakaan.

Selama sepekan ke depan Pemerintah Polandia menyatakan keadaan berkabung atas kecelakaan ini. Namun prosesi penguburan atas Presiden Lech Kaczynski sendiri hingga kini belum jelas kapan akan dilakukan.(faj)

Rabu, 07 April 2010

Stoner: Laga Perdana Tidak Penting


Kamis, 8 April 2010 - 10:06 wib


GERMO DI LESMO – Casey Stoner memang mengincar kemenangan di MotoGP Qatar. Namun, pembalap andalan Ducati ini membantah pentingnya balapan pembuka itu. Mengapa?

Stoner memang mengakhiri ujicoba MotoGP 2010 dengan gemilang. Betapa tidak, juara dunia 2007 itu menghentikan dominasi Valentino Rossi dengan menjadi tercepat pada laga terakhir di Sirkuit Losail, Qatar.

Praktis, penampilan impresif Stoner itu, membuatnya semakin semangat untuk memenangi laga perdana di Doha untuk keempat kalinya secara beruntun. Tapi, Stoner sadar hasil balapan perdana tidak terlalu penting.

“Saya berharap, jika kami tidak meraih hasil sesuai keinginan, mungkin ini bagus untuk balapan sepanjang musim ini,” demikian kata Stoner sebagaimana dikutip MCN, Kamis (8/4/2010).

Stoner tentu memiliki alasan tersendiri berkata seperti itu. Pasalnya, Rossi sudah tidak meraih kemenangan pada balapan perdana MotoGP sejak 2005 silam. Tapi, Stoner menjadi pembalap terakhir yang berhasil memenangi laga perdana dan menjadi juara.

“Kita lihat bagaimana perjalanan kami tahun ini. Tapi, tekanan kepada seseorang selalu ada bila dia memenangi balapan tidak hanya sekali. Saya hanya ingin memulai musim dengan solid dan meraih poin,” tegas pembalap asal Australia ini.

“Kendati demikian, Qatar bukan lintasan spesial buat saya dan saya merasa lintasan lain lebih baik buat saya. Oleh sebab itu, saya juga tidak sabar ingin unjuk gigi di trek yang lain,” tuntasnya.
(hmr)

Merokok di Toilet Pesawat Dikira Teroris


Kamis, 8 April 2010 - 10:45 wib


WASHINGTON - Pihak berwenang Amerika Serikat (AS) menepis kemungkinan adanya bom yang dibawa oleh seorang warga Qatar, di sebuah pesawat komersil AS. Sebelumnya pria tersebut ditangkap setelah dianggap berusaha meledak bom yang diduga dipasang di kakinya.

Namun setelah diselidiki ternyata pria yang menumpang pesawat United Airlines dari Washington menuju Denver, tidak membawa jenis peledak apapun. Pesawat itu justru berhasil mendarat dengan selamat di Bandara Denver.

Sebelumnya penumpang pesawat dibuat panik setelah pria yang bekerja sebagai diplomat itu berusaha menyulut api dari sepatunya. Namum dugaan upaya pengeboman tersebut tidak terbukti, karena pria hanya ingin mengisap rokok di dalam toilet pesawat dengan nomor penerbangan 663 itu.

"Sepertinya pria tersebut menghisap rokok di toilet pesawat sehingga menimbulkan kecurigaan dari pihak awak kabin pesawat," ungkap seorang pejabat penerbangan AS seperti dikutip Reuters, Kamis (8/4/2010).

Meski tidak terbukti tidak ada bom dibawa oleh pria asal Qatar tersebut, hingga kini pihak keamanan masih terus menahannya untuk dimintai keterangan.

Biarpun tidak terbukti ada bom, insiden kali ini menunjukan sikap paranoid berlebihan dari warga AS dalam penerbangan mereka. Hal ini wajar terjadi karena sebelumnya pada 25 Desember lalu, sebuah upaya pengeboman dalam pesawat sempat digagalkan oleh penumpang maskapai Northwest Airline.

Saat itu seorang pemuda asal Nigeria bernama Umar Farouk Abdulmuthalab ditangkap oleh penumpang saat berusah meledakan bom yang dipasang pada kakinya. Pemuda itu sendiri dilatih oleh kelompok teroris internasional Al Qaeda di Yaman. Aksi gagalnya tersebut bahkan mengundang pujian dari pemimpin Al Qaeda, Osama bin Laden yang berbicara melalui rekaman suaranya yang dikirimkan ke media Arab. (faj)

Susno Akui Dapat Rp5 Miliar


Kamis, 8 April 2010 - 11:59 wib

JAKARTA - Susno Duadji dengan gamblang membantah dirinya perwira yang pernah menjadi makelar kasus. Namun dia mengaku pernah mendapat Rp5 miliar. Walah...

"Terkait tuduhan saya bermain dalam kasus ini, adalah bunuh diri kalau saya bermain di dalam. Dan katanya saya mendapat Rp5 miliar, memang benar," ucap Susno dengan lugas di depan anggota Komisi III DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (8/4/2010).

Namun dipaparkan Susno, bukan dirinyalah yang meminta dana tersebut. Berdasarkan informasi yang diperolehnya dari dalam Mabes Polri, terdapat seorang jenderal yang menggunakan namanya.

Pada awalnya, terdapat jenderal yang pernah meminta imbalan sebesar Rp1,5 miliar dan kemudian meminta Rp2 miliar. Namun kemudian jenderal tersebut juga meminta imbalan untuk dirinya. "Tapi sampai saya berangkat saya kesini, belum diantarkan pada saya juga," kata Susno sambil tertawa.

Jenderal Markus yang memakai namanya ini, ungkap Susno, merupakan orang yang sama yang menangani kasus ratusan miliar di PT Arwana Pekanbaru. "Haposan-nya sama, Andi Kosasih-nya, Mr-X-nya juga sama dan katanya dia menanam saham di situ," ungkapnya.(hri)

Rabu, 17 Maret 2010

sejarah drum


SIAPA PENEMU DRUM???
Beduk yang dipukul dengan irama tertentu memang memarakkan malam takbiran. Bunyi beduk dihasilkan dari getaran pada tarikan selaput (membran); karena itu ia diklasifikasikan sebagai membranofon. Ada pula yang memasukkannya dalam kategori perkusi kulit, sekelompok dengan gendang, rebana, tambur, tifa, dll. Untuk mudahnya, kemudian perkusi kulit disebut sebagai drum.

Ada begitu banyak jenis drum tradisional, karena budaya yang berbeda menciptakan bentuk dan bahan drum yang berbeda pula. Ada yang jangkung, gemuk, bersisi satu atau dua, misalnya, tabla dan dholak dari India, atau taiko dari Jepang.

Alat musik yang biasanya dipukul (dengan tangan atau stik) itu, ada yang berbunyi khas justru bila diusap, maka namanya friction drum. Ada pula yang begitu dangkal "tubuh"-nya sehingga tidak dapat bertindak sebagai resonator suara, disebut frame drum. Misalnya tamborin.

Frame drum dimainkan orang di Timur Tengah kuno (khususnya kaum wanita), Yunani, dan Roma, selanjutnya menyebar ke Eropa Tengah. Bentuknya beragam mulai bulat, segi delapan, bujur sangkar, dll. Terkadang ditambah senar atau kerincingan di pinggir. Ada pula rattle drum, drum dua sisi dengan biji digantung di kanan-kiri yang ada di India dan Tibet.

Bagaimana kisah lahirnya drum? Manusia di peradaban awal memiliki kebiasaan memukul-mukul benda sekitarnya untuk mengekspresikan kegembiraan, misalnya saat berhasil menangkap binatang buruan.

Dalam ekskavasi di berbagai wilayah di dunia ditemukan drum tertua dari masa neolitikum. Misalnya, yang di Moravia diduga dari tahun 6000 SM. Bentuknya amat sederhana berupa sepotong batang kayu berongga yang ujungnya ditutup kulit reptil atau ikan. Alat itu dibunyikan dengan cara ditepuk.

Pada masa peradaban berikutnya, muncul drum kayu dengan kulit binatang. Stik pukul pun mulai dipakai. Ini ditunjukkan oleh artefak dari Mesir kuno (4000 SM).

Tahun 3000 SM dikenal frame drum raksasa di kalangan bangsa Sumeria kuno dan Mesopotamia. Selanjutnya, drum "menggelinding" ke Afrika dan Yunani sekitar tahun 2000 SM. Drum serupa jam pasir tampak pada relief Bharhut, relief candi India tertua, dari abad 2 SM. Pada masa bersamaan drum muncul di Romawi. Bahakan Romawilah yang pertama kali menggunakan drum sebagai pengobar semangat pasukan perang.

Tahun 600-an Persia mengenal genderang pendek dari tanah liat. Lalu genderang itu mulai dibuat dari logam, terkadang kayu. Genderang itu pun menyebar ke Eropa, Afrika, dan Asia. Karena dibuat dari tembaga dan berbentuk ketel sup, namanya pun jadi kettle drum atau timpani.

Abad XIII timpani menunjukkan peran penting dalam musik Eropa. Karena bunyi gemuruhnya bak geledek, sekitar dua abad kemudian bangsa Inggris juga memanfaatkan timpani di bidang ketentaraan. Gunanya sebagai penanda waktu, aba-aba serangan, dan membuat musuh grogi.

Saat menjelajah dunia tahun 1500 bangsa Eropa membawa drum ke Amerika. Maka, cara pakai bangsa Inggris pun menyebar. Tak ayal tahun 1800-an pasukan militer di berbagai negara mulai mempelajari dan menggunakan drum dalam pasukan. Malah ada terobosan baru berupa parade musik pasukan drum band tahun 1813 di Rusia. Itulah salah satu tonggak munculnya drum band.

Keinginan memperkaya musik drum sudah ada sejak 1550. Namun, baru tahun 1935 para pencinta musik di AS mewujudkannya. Drum pun tak lagi muncul tunggal. Seperangkat drum biasanya terdiri atas genderang bas, genderang senar, genderang tenor, dan simbal. Malah tahun 1970-an muncul drum listrik, yang kualitas bunyinya tak beda dengan gendang, timpani, atau drum akustik.

Sejarah penemuan kertas


Peradaban Mesir Kuno menyumbangkan papirus sebagai media tulis menulis. Penggunaan papirus sebagai media tulis menulis ini digunakan pada peradaban Mesir Kuno pada masa wangsa firaun kemudian menyebar ke seluruh Timur Tengah sampai Romawi di Laut Tengah dan menyebar ke seantero Eropa, meskipun penggunaan papirus masih dirasakan sangat mahal. Dari kata papirus (papyrus) itulah dikenal sebagai paper dalam bahasa Inggris, papier dalam bahasa Belanda, bahasa Jerman, bahasa Perancis misalnya atau papel dalam bahasa Spanyol yang berarti kertas.
Tercatat dalam sejarah adalah peradaban China yang menyumbangkan kertas bagi Dunia. Adalah Tsai Lun yang menemukan kertas dari bahan bambu yang mudah didapat di seantero China pada tahun 101 Masehi. Penemuan ini akhirnya menyebar ke Jepang dan Korea seiring menyebarnya bangsa-bangsa China ke timur dan berkembangnya peradaban di kawasan itu meskipun pada awalnya cara pembuatan kertas merupakan hal yang sangat rahasia.
Pada akhirnya, teknik pembuatan kertas tersebut jatuh ketangan orang-orang Arab pada masa Abbasiyah terutama setelah kalahnya pasukan Dinasti Tang dalam Pertempuran Sungai Talas pada tahun 751 Masehi dimana para tawanan-tawanan perang mengajarkan cara pembuatan kertas kepada orang-orang Arab sehingga dizaman Abbasiyah, muncullah pusat-pusat industri kertas baik di Baghdad maupun Samarkand dan kota-kota industri lainnya, kemudian menyebar ke Italia dan India lalu Eropa khususnya setelah Perang Salib dan jatuhnya Grenada dari bangsa Moor ke tangan orang-orang Spanyol serta ke seluruh dunia.Penemu bahan kertas Ts'ai Lun besar kemungkinan sebuah nama yang asing kedengaran di kuping pembaca. Menimbang betapa penting penemuannya, amatlah mengherankan orang-orang Barat meremehkannya begitu saja. Tidak sedikit ensiklopedia besar tak mencantumkan namanya barang sepatah pun. Ini sungguh keterlaluan. Ditilik dari sudut arti penting kegunaan kertas amat langkanya Ts'ai Lun disebut-sebut bisa menimbulkan sangkaan jangan-jangan Ts'ai Lun sebuah figur tak menentu dan tidak bisa dipercaya ada atau tidaknya. Tetapi, penyelidikan seksama membuktikan dengan mutlak jelas bahwa Ts'ai Lun itu benar-benar ada dan bukan sejenis jin dalam dongeng.
Dia seorang pegawai negeri pada pengadilan kerajaan yang di tahun 105 M mempersembahkan contoh kertas kepada Kaisar Ho Ti. Catatan Cina tentang penemuan Ts'ai Lun ini (terdapat dalam penulisan sejarah resmi dinasti Han) sepenuhnya terus terang dan dapat dipercaya, tanpa sedikit pun ada bau-bau magi atau dongeng. Orang-orang Cina senantiasa menghubungkan nama Ts'ai Lun dengan penemu kertas dan namanya tersohor di seluruh Cina.
Tak banyak yang dapat diketahui perihal kehidupan Ts'ai Lun, kecuali ada menyebut dia itu orang kebirian. Tercatat pula kaisar teramat girang dengan penemuan Ts'ai Lun, dan ia membuatnya naik pangkat, dapat gelar kebangsawanan dan dengan sendirinya jadi cukong. Tetapi, belakangan dia terlibat dalam komplotan anti istana yang menyeret ke kejatuhannya. Catatan-catatan Cina menyebut --sesudah dia disepak-- Ts'ai Lun mandi bersih-bersih, mengenakan gaunnya yang terindah, lantas meneguk racun.



Penggunaan kertas meluas di seluruh Cina pada abad ke-2, dan dalam beberapa abad saja Cina sudah sanggup mengekspor kertas ke negara-negara Asia. Lama sekali Cina merahasiakan cara pembikinan kertas ini. Di tahun 751, apa lacur, beberapa tenaga ahli pembikin kertas tertawan oleh orang-orang Arab sehingga dalam tempo singkat kertas sudah diprodusir di Bagdad dan Sarmarkand. Teknik pembikinan kertas menyebar ke seluruh dunia Arab dan baru di abad ke-12 orang-orang Eropa belajar teknik ini. Sesudah itulah pemakaian kertas mulai berkembang luas dan sesudah Gutenberg menemukan mesin cetak modern, kertas menggantikan kedudukan kulit kambing sebagai sarana tulis-menulis di Barat.
Kini penggunaan kertas begitu umumnya sehingga tak seorang pun sanggup membayangkan bagaimana bentuk dunia tanpa kertas.
Di Cina sebelum penemuan Ts'ai Lun umumnya buku dibuat dari bambu. Keruan saja buku macam itu terlampau berat dan kikuk. Memang ada juga buku yang dibuat dari sutera tetapi harganya amat mahal buat umum. Sedangkan di Barat --sebelum ada kertas-- buku ditulis di atas kulit kambing atau lembu. Material ini sebagai pengganti papyrus yang digemari oleh orang-orang Yunani, Romawi dan Mesir. Baik kulit maupun papyrus bukan saja termasuk barang langka tetapi juga harga sulit terjangkau.

Penemu Listrik Pertama

DALAM hal kelistrikan, memang banyak tokoh yang telah berpartisipasi. Sebut saja de Coulomb, Alesandro Volta, Hans C. Cersted, dan Andre Marie Ampere. Mereka ini dianggap "jago-jago" terbaik di bidang listrik. Namun, dari semua itu, orang tak boleh melupakan satu nama yang sangat berjasa dan dikenal sebagai perintis dalam meneliti tentang listrik dan magnet. Dialah Michael Faraday, seorang ilmuwan asal Inggris.
Michael Faraday lahir pada tanggal 22 September 1791 di Newington Butts, Inggris. Orang tuanya tergolong keluarga miskin. Ayahnya hanya seorang tukang besi yang harus memberi makan sepuluh anaknya. Tak heran jika ayahnya tak mampu membiayai sekolah anak-anaknya tak terkecuali dengan Faraday. Untuk membantu ekonomi keluarga, pada usia 14 tahun Faraday bekerja sebagai penjilid buku sekaligus penjual buku. Di sela-sela pekerjaannya ia manfaatkan untuk membaca berbagai jenis buku, terutama ilmu pengetahuan alam, fisika, dan kimia.
Ketika umurnya menginjak 20 tahun, dia mengikuti ceramah-ceramah yang diberikan oleh ilmuwan Inggris kenamaan. Salah satunya adalah Sir Humphry Davy, seorang ahli kimia yang juga kepala laboratorium Royal Institution. Selama mengikuti ceramah, Faraday membuat catatan dengan teliti dan menyalinnya kembali dengan rapi apa yang didengarnya. Kemudian, berkas catatan itu ia kirimkan kepada Humphry Davy disertai lamaran kerja. Ternyata sang dosen tertarik dan mengangkat Faraday sebagai asistennya di Laboratorium Universitas terkenal di London. Saat itu dia berusia 21 tahun.
Di bawah bimbingan Davy, Faraday menunjukkan kemajuan pesat. Awalnya, ia hanya bekerja sebagai seorang pencuci botol. Tetapi, berkat kegigihannya dalam belajar, hanya dalam waktu relatif singkat, ia dapat membuat penemuan-penemuan baru atas hasil kreasinya sendiri, yaitu menemukan dua senyawa klorokarbon dan berhasil mencairkan gas klorin dan beberapa gas lainnya. Berkat kepandainnya pula, Faraday dapat berhubungan dengan para ahli ternama, seperti Andre Marie Ampere. Di samping itu, ia juga mendapat kesempatan berkeliling Eropa bersama Davy. Pada kesempatan itu, Faraday mulai membangun pengetahuannya yang praktis dan teoretis.
Davy memiliki pengaruh besar dalam pemikiran Faraday dan telah mengantarkan Faraday pada penemuan-penemuannya. Penemuan Faraday pertama yang penting di bidang listrik terjadi tahun 1821. Dua tahun sebelumnya Oersted telah menemukan bahwa jarum magnet kompas biasa dapat beringsut jika arus listrik dialirkan dalam kawat yang tidak berjauhan. Dari temuan ini, Faraday berkesimpulan, jika magnet diketatkan, yang bergerak justru kawatnya. Bekerja atas dasar dugaan ini, dia berhasil membuat suatu skema yang jelas di mana kawat akan terus-menerus berputar berdekatan dengan magnet sepanjang arus listrik dialirkan ke kawat.
Sesungguhnya, dalam hal ini Faraday sudah menemukan motor listrik pertama, suatu skema pertama penggunaan arus listrik untuk membuat sesuatu benda bergerak. Betapa pun primitifnya, penemuan Faraday ini merupakan "nenek moyang" dari semua motor listrik yang digunakan dunia sekarang ini. Sejak penemuannya yang pertama pada tahun 1821, Michael Faraday si ilmuwan autodidak ini namanya mulai terkenal. Hasil penemuannya dianggap sebagai pembuka jalan dalam bidang kelistrikan.
Hukum Faraday
Dalam percobaan-percobaan yang dilakukannya pada tahun 1831, ia menemukan bahwa bila magnet dilalui sepotong kawat, arus akan mengalir di kawat, sedangkan magnet bergerak. Keadaan ini disebut "pengaruh elektromagnetik" dan penemuan ini disebut "Hukum Faraday". Penemuan ini dianggap sebagai penemuan monumental. Mengapa? Pertama, "Hukum Faraday" memiliki arti penting dalam hubungan dengan pengertian teoretis kita tentang elektromagnetik. Kedua, elektromagnetik dapat dipergunakan sebagai penggerak secara terus-menerus arus aliran listrik seperti yang digunakan oleh Faraday dalam pembuatan dinamo listrik pertama.
Dengan berbagai temuannya, tak berlebihan jika Faraday termasuk salah satu tokoh yang telah memberi sumbangan terbesar pada umat manusia. Ia seorang yang sederhana, seorang penemu yang mulai belajar secara autodidak. Kesederhanaannya ia tunjukkan ketika dia menolak diberi gelar kebangsawanan dan juga menolak jadi ketua British Royal Society. Karena masalah kesehatan, Michael Faraday berhenti meneliti. Tetapi, ia meneruskan pekerjaannya sebagai dosen sampai 1861. Ia meninggal dunia pada tanggal 25 Agustus 1867 dan dimakamkan di dekat kota London, Inggris.

liu bei


Liu Bei (Hanzi: 劉備) (161-223) adalah seorang tokoh terkenal di Zaman Tiga Negara. Ia lahir di Kabupaten Zhuo (sekarang di wilayah provinsi Hebei), merupakan keturunan dari Liu Sheng, Raja Jing di Zhongshan yang merupakan anak dari Kaisar Jing dari Han. Dihitung-hitung, ia masih paman dari Kaisar Xian dari Han yang memerintah waktu itu. Ia bernama lengkap Liu Xuande. Ia juga dikenal di kalangan Tionghoa Indonesia dengan nama Lau Pi yang merupakan lafal dialek Hokkian.

Karir politiknya dimulai dengan pemberantasan pemberontak Serban Kuning di akhir zaman Dinasti Han yang mengancam legitimasi dinasti tersebut bersama dengan 2 saudara angkatnya, Guan Yu dan Zhang Fei. Setelah berjasa atas pemadaman pemberontakan tadi, ia diberikan jabatan kecil sebagai penjabat bupati di sebuah kabupaten kecil di daerah Anxi.

Pada awalnya, karir politiknya sangat tidak mulus. Tidak punya wilayah sendiri untuk menyusun kekuatan, ia bahkan sempat mencari perlindungan dan menjadi bawahan daripada kekuatan-kekuatan lainnya di masa tersebut misalnya Tao Qian, Yuan Shao, Lu Bu, Cao Cao, Liu Biao dan terakhir Liu Zhang yang kemudian menyerahkan Prefektur Yizhou kepadanya sebagai tempat menyusun kekuatan.

Keberhasilannya di kemudian hari adalah karena muncul orang-orang di sekelilingnya yang membantu dalam banyak hal, seperti Zhuge Liang dan Pang Tong di bidang sipil, strategi dan politik; Guan Yu, Zhang Fei, Ma Chao, Huang Zhong dan Zhao Yun di bidang militer.

Setelah menguasai Prefektur Yizhou dan Hanzhong, ia kemudian memaklumatkan diri sebagai Raja Hanzhong. Tahun 221, setahun setelah Cao Pi memaklumatkan diri sebagai kaisar, Liu Bei juga memaklumatkan diri sebagai Kaisar Han Liedi, mendirikan Negara Shu Han yang mengklaim legitimasi sebagai penerus Dinasti Han yang resmi telah tidak ada setelah proklamasi Negara Cao Wei.

Sepeninggalnya, ia digantikan oleh anaknya Liu Chan yang tidak cakap memerintah. Seluruh urusan pemerintahan pada saat itu dibebankan kepada Zhuge Liang sebagai perdana menteri.


Biografi sejarah

Liu Bei adalah keturunan dari pangeran Sheng dari Zhongshan, cucu buyut dari kaisar keempat Han, Jing. Liu Bei hidup dalam kemiskinan semasa mudanya. Ayahnya telah meninggal dan ibunya bekerja sebagai penenun dan penjual sandal jerami. Pada umur 15 tahun, Liu Bei bersama rekannya, Gongsun Zan berguru pada Lu Zhi.

Pada masa Pemberontakan Serban Kuning, dia terpilih menjadi Pegawai Pengadilan di kabupaten Anxi.

Liu Bei memulai karir militernya di bawah komandan utama,He Jin dalam perwalian Gongsun Zan sebagai Komandan Pasukan Cadangan dan bupati Ping Yuan.

Ketika Cao Cao menyerang kota Xu Zhou milik Tao Qian, Liu Bei membawa pasukannya untuk melindungi sang Pelindung Kekaisaran. Pada tahun 196, Liu Bei direkomendasikan untuk menjabat sebagai Jendral Penjaga Wilayah Timur dan diberi gelar Penguasa Yicheng.

Selanjutnya Liu Bei membantu Cao Cao dalam penangkapan Lu Bu dan dipromosikan menjadi Jendral Pasukan Kiri. Saat ini, kaisar Xian mengetahui adanya hubungan keluarga antara Liu Bei dan pangeran Zhongshan sehingga ia menganugerahi Liu Bei gelar "Paman Kaisar".

Antara tahun 198 - 199, Liu Bei tidak disenangi Cao Cao karena mendukung rencana pembunuhannya. Liu Bei pindah ke Xia Pi,dan pada tahun 200, meminta perlindungan Yuan Shao.

Setelah bertemu kembali dengan saudara angkatnya, Zhang Fei dan Guan Yu, Liu Bei meninggalkan Yuan Shao untuk menjumpai Liu Biao di Jingzhou. Cao Cao mengejar Liu Bei yang akhirnya melepas pos pertahanannya di Fancheng dan mengungsi ke Xia Kou. Selanjutnya Liu Bei bersekutu dengan Sun Quan untuk mengalahkan Cao Cao. Setelah kemenangan mutlak di Pertempuran Chibi, Liu Bei sukses menempati daerah selatan Jing saat Zhou Yu menghancurkan angkatan perang Cao Cao.

Setelah wafatnya Liu Biao dan putranya Liu Qi, Liu Bei menempati beberapa kabupaten di provinsi Jing. Ia kemudian menikahi adik Sun Quan dan resmi menjadi Pelindung Jingzhou.

Pada tahun 211, ia berangkat ke Yizhou sambil berpura-pura membantu Liu Zhang mengalahkan Zhang Lu. Saat ini, Liu Bei menerima dua rekomendasi untuk menempati posisi Menhankam dan Panglima Distrik Ibukota. 3 tahun kemudian, Liu Bei berbalik melawan Liu Zhang dan menguasai Cheng Du dan seluruh wilayah barat. Ia menjabat sebagai Pelindung Yizhou dan pada tahun 219, ia mengangkat dirinya sebagai Raja Hanzhong.

Setelah melewati beberapa peperangan dengan Dong Wu dan Cao Wei, atas desakan Zhuge Liang, Liu Bei mengumumkan dirinya sebagai Kaisar pada bulan April tahun 221. Perang terakhirnya adalah melawan negeri Dong Wu sebagai aksi balas dendam setelah ekspedisi Wu yang mengakibatkan terbunuhnya Guan Yu. Liu Bei dikalahkan oleh Lu Xun, jendral dari Sun Quan di Yiling. Liu Bei menetap di Bai Di Cheng pasca kekalahan tersebut. Pada bulan April tahun 223, Liu Bei meninggal karena sakit dan dimakamkan di Hui Ling. Ia diberi gelar anumerta "Raja Zhao Di" (Shu Han Zhao Lie Di).

ling tong dan‍ gan ning


ling tong

Ling Tong (凌統; 189 - 237), yang mempunyai nama lain Gongji (公績), adalah jendral perang yang bekerja untuk negara Wu selama masa Zaman Tiga Negara di Tiongkok kuno. Ling Tong lahir di Yuhang, propinsi Zhejiang. Ayahnya bernama Ling Cao dan menurut novel sejarah Romance of the Three Kingdoms, Ling Cao mati ditembak panah oleh Gan Ning saat ekspedisinya melawan Jiangxia. Setelah kematian ayahnya, Ling Tong yang waktu itu masih berumur 15 tahun, diangkat oleh Sun Quan untuk mengganti posisi ayahnya. Ling Tong berusaha untuk membalas dendam kematian ayahnya, tetapi kemudian tidak berhasil dikarenakan Gan Ning kemudian bergabung dengan negara Wu, yang dimana Sun Quan (raja Wu) dan Lu Meng selalu membujuk Ling Tong untuk mengerti keadaan.


gan ning

Gan Ning (?-222) adalah seorang jenderal Wu pada Zaman Tiga Negara. Gan Ning sebelumnya adalah seorang perompak. Ia menaruh berberapa bel di bajunya, sehingga musuh tahu kalau dia datang. Setelah menjadi perompak, ia direkrut menjadi bawahan Huang Zu dan Liu Biao. Saat Sun Quan menyerang Huang Zu, Gan Ning berhasil membunuh Ling Cao, salah satu jenderal bawahan Sun Quan sekaligus ayah dari Ling Tong. Hal ini yang membuat Ling Tong sempat dendam dan antipati terhadapnya. Setelah Huang Zu dikalahkan Yuan Shao, Gan Ning menjadi bawahan Yuan Shao. Zhou Yu dan Lu Meng sangat menyambutnya ke Wu. Jasanya juga dipakai dalam Pertempuran Chibi. Namun dia dibunuh oleh Sha Moke pada saat pertempuran Wu melawan Shu di pertempuran Yiling.

Fuma Kotaro


Lahir di provinsi Sagami, banyak kejadian sejarah yang tidak mencatat tentang ninja ini. bagaimana aktifitasnya dan apa saja yang telah dilakukan bagai menghilang. Dia adalah keturunan kelima dari pemimpin klan Fuma yang bekerja untuk klan Hojo. di tahun 1570an Kotaro dikirim untuk membunuh Takeda Shingen, tetapi banyak cara yang telah dilakukan oleh kotaro dan ternyata gagal. Tapi ada satu kejadian di tahun 1573 dia hampir membunuh Takeda ketika Takeda melakukan penyerangan ke markas musuh.

Pada bulan maret 1581, benteng Hojo diserang oleh pasukan Takeda Katsuyori, dia membangun benteng / markas di gunung yang berlawanan arah dengan benteng Hojo. Kotaro dan beberapa ninjanya melakukan taktik berupa serangan malam dengan beberapa orang dan berusaha memancing agar lawan menyerang. tapi taktik ini akhirnya memberikan kemenangan pada kubu klan Hojo karena Kotaro dan ninjanya melakukan serangan malam yang merusak dan menghancurkan mental pasukan lawan. Mereka membunuh banyak paasukan lawan dan membunuh secara brutal sehingga menyebabkan pasukan lawan harus berjaga tiap malam dan siang. Hal ini menyebabkan kekuatan pasukan lawan menurun dan menyebabkan ketakutan berlebihan di kalangan pasukan Takeda Katsuyori. Setelah beberapa dekade klan ninja fuma hanya menjadi sekelompok bajak laut / sekelompok bandit yang meresahkan masyarakat. Di tahun 1596 Ieyashu Tokugawa memerintahkan Hattori Hanzo untuk membekuk kelompok ninja tersebut. Hattori membangun kapal yang besar dengan perlengkapan dan meriam besar. Dia tahu kalau klan Fuma berlayar dengan menggunakan beberapa kapal2 kecil dan sebuah kapal selam kecil bernama Funakainin. Ketika kapal telah selesai dibuat Hattori dan krunya berlayar ke Selat Sou untuk mencari klan Fuma. Disana mereka menemukan markas lawan dengan beberapa kapal kecil berderet tanpa pasukan. Hattori akhirnya menembakan meriam dan menghancurkan beberapa kapal lawan. Melihat kapal lawan yang mengalami kerusakan dan berusaha melarikan diri Hattori memerintahkan kru kapal untuk mengejarnya, mereka akhirnya mengejar sampai ke sungai kecil. Ternyata ini adalah sebuah jebakan dari klan fuma untuk memancing kapal lawan ke sungai kecil dan menyerang mereka. Kotaro memerintahkan pasukannya untuk menembakkan panah api ke kapal Hattori. Karena kapal yang mulai terbakar Hattori memerintahkan krunya untuk melompat ke sungai, tetapi mereka menolak. Akhirnya Hattori memerintahkan krunya untuk melemparkan mesiu ke sungai. Hal ini sia2 karena Kotaro telah memerintahkan pasukannnya untuk melemparkan minyak ke sungai dan mulai membakarnya. Hatori dan krunya akhirnya mati di kapalnya karena terbakar. Rahasia keberhasilan ini karena adanya kapal selam kecil yang dapat menyusup ke kapal lawan dan menyulut api dari dalam

Fuma Kotaro kemudian menghilang dalam kabut sejarah tanpa ada penulisan sejarah mengenai keberadaan dan kematiannya.

nagamasa


Nagamasa lahir di Benteng Odani dan adalah anak dari Hisamasa Asai (1524-1573), daimyo ke-2 dari keluarga Asai. Menurut Asai SANDAI-ki, Hisamasa, tidak seperti ayahnya Sukemasa (1495-1546) adalah seorang pemimpin yang kurang mampu dan kehilangan sejumlah istana ke Asai's mantan penguasa, yang Rokkaku. Ketika Fûto jatuh pada 1560, Hisamasa berada di ambang tunduk kepada Rokkaku. Ketika Nagamasa beranjak dewasa, ia diberi nama Yoshimasa, para 'Yoshi-' datang dari Rokkaku Yoshikata. Ia dikirim ke menikahi seorang gadis dari klan Rokkaku tapi menolak keras pengaturan dan kembali ke Odani. Pada saat ini, pengikut Asai telah memutuskan untuk menghapus Hisamasa dan memaksanya untuk turun mendukung Nagamasa. Hisamasa setuju dengan ketinggian nya berusia 15 tahun putra dan setelah itu hidup tenang di Odani.



Dia cepat-cepat membuktikan dirinya sebagai pemimpin yang mampu walaupun usianya yang masih muda dan merebut kembali Benteng Fûto nyenyak 1561 dan mengalahkan pasukan Rokkaku dalam Pertempuran Norada. Setelah keberhasilan ini, para pengikutnya dikatakan telah berkomentar bahwa Nagamasa muda kakeknya bereinkarnasi. Mungkin untuk menandai peristiwa, ia mengubah namanya menjadi Nagamasa, di mana ia paling terkenal. Ia menyerang berikutnya ke Mino dan bentrok dengan Saito. The Rokkaku mengambil keuntungan dari kesibukan Nagamasa untuk mengepung Benteng Sawayama nya di Omi, yang diselamatkan oleh Isono Kazumasa segera mengirim pasukan bantuan dengan. Setelah sengketa teritorial dengan Oda Nobunaga di provinsi Mino, sebuah aliansi diatur antara dua panglima perang dan disegel dengan pernikahan adik Nobunaga Oichi (sebelumnya Shibata Katsuie istri) untuk Nagamasa (1564).

Pada tahun 1570 Nobunaga, sekarang menguasai Kyoto, membuat perang melawan Asakura dari Echizen. Meskipun terkait dengan Oda oleh perkawinan, Nagamasa terikat oleh yang jauh lebih lama berdiri pakta persahabatan dengan Asakura. Dia berkonsultasi pengikutnya band dan hampir semua pengikutnya yang paling penting menyarankan pergi ke Asakura bantuan. Di antara beberapa pembangkang itu Naotsune Endo, seorang prajurit yang mampu menentang yang sebelumnya bersekutu dengan Nobunaga dan ditakdirkan untuk mati dalam pertempuran di Anegawa mendatang. Nagamasa menyatakan perang terhadap Nobunaga dan mengancam pasukan Oda dari belakang bahkan saat itu melaju ke Asakura tanah. Nobunaga, dibantu oleh Tokugawa Ieyasu, mampu menarik lebih atau kurang tanpa kehilangan serius, tapi Nagamasa menanggung dendam yang pahit sesudahnya. Nobunaga dan Ieyasu mengambil tentara untuk mengurangi Odani pada musim panas 1570, membuat Asakura Yoshikage untuk mengirim pasukan untuk Nagamasa bantuan. Asai dan Asakura kehilangan Pertempuran dihasilkan Anegawa (Juli 1570), sebuah kontes di mana Asai Endo Naotsune hilang dan ratusan tentara. Nagamasa dan Asakura jawab sekutunya kemudian pada tahun yang sama dengan kemenangan di dekat Otsu yang Nobunaga biaya seorang adik.

Nagamasa mendapati dirinya bagian dari anti-Oda longgar konfederasi yang meliputi aliansi tidak Asai, Asakura, Rokkaku, dan Enryakuji biarawan, mungkin bekerjasama dengan shogun Ashikaga Yoshiaki. Upaya lebih lanjut oleh Nobunaga untuk menurunkan Odani pada tahun 1571 dan 1572 yang baik digagalkan oleh penampilan tentara atau krisis Asakura di tempat lain. Sayangnya, kematian Nobunaga musuh paling tangguh, Takeda Shingen, berarti bahwa perhatian penuh dari Oda bisa diratakan pada Omi dan Echizen. Pada tahun 1573, Nobunaga Sawayama mengepung Benteng, yang diselenggarakan oleh Isono Kazumasa. Kazumasa berhasil bertahan selama berbulan-bulan, tapi pada akhirnya dipaksa untuk menyerah. Nagamasa menanggapi dengan meletakkan ibu Kazumasa yang sudah tua, seorang sandera di Odani, sampai mati. Nobunaga berbalik melawan Odani sekali lagi, menarik keluar pasukan Asakura, yang disergap dan disalurkan sebelum bisa mencapai Nagamasa. Sekarang terisolasi dan melihat akhir telah datang, Nagamasa kembali O-ichi dan tiga anak perempuan pada Nobunaga, dan melakukan seppuku. Nagamasa putra dan hanya hier, Manpukumaru, tidak diperbolehkan untuk hidup, dan dimasukkan ke pedang Nobunaga.

Pasukan Asai dianggap sebagai kekuatan yang efektif dan, pada kenyataannya, di Anegawa, itu datang sangat dekat untuk mengalahkan kekuatan yang lebih besar Nobunaga. Asai mengandalkan dukungan dari klan pengikut mereka, yang mencakup Isono, Atsuji, Shinjo, Akao, Amemori, dan Imai, dan di total bisa mengerahkan sekitar 10.000 orang untuk berperang. Pasukan ini dilengkapi dengan jumlah yang lebih tinggi dari senapan kemudian yang mungkin ditemukan dalam klan Asai itu berarti sejak itu, selama 1560 itu, mereka dan bekerja sama Asakura pembuatan senjata lokakarya di Kunimoto (Omi).

Salah satu putri Asai akhirnya akan menjadi simpanan Toyotomi Hideyoshi (yang terkenal Yodo-gimi) dan akan menghasilkan Toyotomi Hideyori yang malang, dengan siapa ia akan mati di Osaka Castle (1615). Ironisnya, yang lain akhirnya menikah dengan Tokugawa Hidetada dan adalah ibu dari shogun Tokugawa ke-3: Iemitsu.

oichi


Oichi (1547?-1583) adalah seorang wanita bangsawan Jepang semasa perang sipil/ periode Sengoku yang terkenal akan kecantikannya. Dia adalah adik dari salah seorang pemersatu Jepang, Oda Nobunaga dan istri dari dua daimyo terkenal Azai Nagamasa dan Shibata Katsuie.



Kehidupan

Oichi menghabiskan masa mudanya di Owari, daerah kekuasaan klan Oda. Dia dinikahkan dengan Shibata Katsuie sebagai hadiah yang diberikan Nobunaga setelah Katsuie melancarkan kudeta yang gagal padanya lalu memohon pengampunan dan bersumpah melayaninya dengan setia. Namun pernikahan mereka tidak berlangsung lama, tahun 1567 dalam penaklukan Mino, Nobunaga membatalkan pernikahannya dengan Katsuie dengan alasan politis. Oichi dinikahkan dengan rival Nobunaga, Azai Nagamasa untuk mempererat persekutuan. Dalam hal ini Oichi tidak mempunyai pilihan lain selain menurut dan terpaksa diapun bercerai dengan Katsuie

Dari Nagamasa, Oichi melahirkan seorang putra, Manjumaru dan tiga orang putri Cha-cha (dikenal juga dengan Yodo Gimi atau Yodo Dono), O-Hatsu, dan O-go. Tahun 1570, suaminya mengkhianati persekutuan dengan kakaknya dengan menyerang Nobunaga bersama klan Asakura. Pertempuran sengit pun berlangsung selama tiga tahun lamanya hingga klan Asakura kalah. Setelahnya pasukan Nobunaga terus maju dan mengepung kastil Odani, pusat klan Azai tempat Oichi dan keluarganya tinggal. Nobunaga menuntut agar Oichi dikembalikan padanya. Nagamasa menyanggupi tuntutan itu, Oichi dan ketiga putrinya dipulangkan dengan selamat pada Nobunaga sementara dia sendiri dan putranya, Manjumaru melakukan seppuku di kastilnya.

Dengan demikian Oichi kini kembali menikah dengan suami sebelumnya, Shibata Katsuie sekitar tahun 1574. Tragedi dalam kehidupannya belum berakhir, menyusul kematian Nobunaga tahun 1583, suaminya terlibat konflik dengan Toyotomi Hideyoshi mengenai masalah suksesi dalam klan Oda. Pasukan Katsuie dihancurkan di Shizugatake, perbukitan di utara Omi. Sadar dirinya telah kalah, Katsuie mengurung diri dalam kastilnya di Kita-no-shō dan siap melakukan seppuku. Dia sempat meminta Oichi agar menyelamatkan diri bersama anak-anaknya, namun kali ini Oichi tidak ingin meninggalkan suaminya seperti yang pernah dilakukan terhadap Nagamasa dulu. Oichi hanya menitipkan ketiga putrinya pada Hideyoshi sementara dia sendiri menemani suaminya menyongsong maut di kastil yang mulai terbakar.

Keturunan

Ketiga putrinya kelak menjadi istri-istri orang terkenal dalam sejarah Jepang, Cha-cha, O-Hatsu dan O-go masing-masing menikah dengan Hideyoshi, Kyôgoku Takatsugu, dan Tokugawa Hidetada

Yodo Gimi menjadi selir dari Hideyoshi, sebuah ironi karena Hideyoshilah yang bertanggung jawab atas kematian kedua orang tuanya dan juga ayah tirinya. Kepadanya, Hideyoshi menganugerahkan kastil Yodo, karena itulah kemudian dia juga dikenal dengan nama Yodo Gimi atau Yodo Dono. Dia melahirkan dua putra bagi Hideyoshi, salah satunya, Toyotomi Hideyori. Belakangan dia bersama Hideyori bunuh diri setelah kekalahannya dalam pertempuran Osaka yang adalah pertempuran terakhir jaman sengoku.

Putri kedua, O-Hatsu menikah dengan Kyôgoku Takatsugu, bangsawan yang pernah bekerja pada klan Azai. Klan Kyôgoku memihak pada Tokugawa setelah kematian Hideyoshi. O-Hatsu berperan sebagai mediator antara Tokugawa dan kakaknya Yodo Gimi. Walaupun tidak berhasil mendamaikan kedua pihak, dia berhasil menyelamatkan putri Hideyori dengan menjadikannya biarawati setelah kekalahan di Osaka.

Putri bungsu, O-go menikah dengan shogun kedua Tokugawa, Hidetada. Mereka mempunyai banyak anak termasuk shogun ketiga, Iemitsu dan Masako, istri Kaisar Go-Mizunoo. Putri Masako, Okiko kelak menjadi Permaisuri Meisho, maka Oichi secara anumerta menjadi nenek dari shogun dan moyang dari permaisuri.

shaolin


Bermula dari P'u-t'i Tamo (Bodhi Dharma), seorang pendeta Budha bangsa India yang datang ke Tiongkok sekitar tahun 505 - 556 AD. P'u-t'i Tamo menetap di kuil Siauw Liem, mengembangkan ajaran Buddha Ch'an (Zen).

Suatu hari beliau tampak terkejut karena hampir sebagian besar para bhiksu terlihat terkantuk-kantuk saat mengikuti pelajaran agama. Sejak itu para bhiksu Siauw Liem diwajibkan berlatih 18 jurus Senam Penyehat Tubuh yang dibawa dari India. Senam tersebut ditujukan untuk menyehatkan tubuh para bhiksu, karena mereka harus duduk berjam-jam mendengarkan pelajaran agama. Senam tersebut ternyata di kemudian hari memberikan warna khusus pada ilmu silat Siauw Liem Sie.
Dengan berjalannya waktu, apalagi sepeninggal P'u-t'i Tamo, kedelapanbelas jurus senam penyehat tubuh tersebut hampir saja hilang, dilalaikan oleh para bhiksu. Untunglah, seorang muda ahli Kung Fu tangan kosong dan pedang versi daratan Tiongkok masuk menjadi bhiksu di kuil Siauw Liem. Beliau, yang kelak kemudian berjuluk Ciok Yen Shang Ren, dengan tekun dan sungguh-sungguh mulai membenahi ke-18 jurus tersebut dan mencampurnya dengan ilmu Kung Fu-nya. Terciptalah ilmu yang baru, 72 jurus, yang dinamakan Shaolin Kung Fu, karena tercipta di kuil Siauw Liem.
Untuk mencari pendekar ahli Kung Fu yang bisa menyempurnakan ilmunya, beliau mengembara. Ketika berada di kota Lancow, beliau melihat seorang tua dihadang oleh seorang penjahat yang bertubuh kekar. Anehnya, ketika penjahat itu melancarkan serangan, hanya dengan ketukan jari tangan yang tampaknya dilakukan dengan ringan membuat penjahat itu jatuh pingsan. Beliau memperkenalkan diri dan secara jujur menceritakan tujuan pengembaraannya. Ternyata orang tua itu adalah pendekar Kim Na Jiu (Jujitsu versi Kung Fu). Orang tua itu cuma menyebut nama marganya, Lie. Dengan perantaraan orang tua itu, beliau dapat berkenalan dengan pendekar Pai Ie Fung, pendekar tanpa tanding dari propinsi Shansi, Henan dan Hopei. Ketulusan hati Ciok Yen Shang Ren dapat mengetuk hati kedua pendekar tersebut, sehingga mereka mau tinggal di kuil Siauw Liem untuk menyusun suatu ilmu baru berdasar ke-18 jurus Senam Penyehat Tubuh warisan Tatmo Cou Su, ditambah ke-72 jurus Kung Fu Ciok Yen Shang Ren, dan digabungkan dengan ilmu kedua pendekar itu sendiri. Demikian, akhirnya tercipta 182 jurus Shaolin Kung Fu yang dapat dibagi dalam lima macam permainan Kung Fu: Jurus Naga, jurus harimau, Jurus Macan Tutul, Jurus Ular dan Jurus Bangau.

capoeira


Capoeira merupakan sebuah olah raga bela diri yang dikembangkan oleh para budak Afrika di Brasil pada sekitar tahun 1500-an. Gerakan dalam capoeira menyerupai tarian dan bertitik berat pada tendangan. Pertarungan dalam capoeira biasanya diiringi oleh musik dan disebut Jogo. Capoeira sering dikritik karena banyak orang meragukan keampuhannya dalam pertarungan sungguhan, dibanding seni bela diri lainnya seperti Karate atau Taekwondo.




Capoeira adalah sebuah sistem bela diri tradisional yang didirikan di Brazil oleh budak-budak Afrika yang dibawa oleh orang-orang Portugis ke Brazil untuk bekerja di perkebunan-perkebunan besar. Pada zaman dahulu mereka melalukan latihan dengan diiringi oleh alat-alat musik tradisional, seperti berimbau (sebuah lengkungan kayu dengan tali senar yang dipukul dengan sebuah kayu kecil untuk menggetarkannya) dan atabaque (gendang besar), dan ini juga lebih mudah bagi mereka untuk menyembunyikan latihan mereka dalam berbagai macam aktivitas seperti kesenangan dalam pesta yang dilakukan oleh para budak di tempat tinggal mereka yang bernama senzala. Ketika seorang budak melarikan diri ia akan dikejar oleh “pemburu” profesional bersenjata yang bernama capitães-do-mato (kapten hutan). Biasanya capoeira adalah satu-satunya bela diri yang dipakai oleh budak tersebut untuk mempertahankan diri. Pertarungan mereka biasanya terjadi di tempat lapang dalam hutan yang dalam bahasa tupi-guarani (salah satu bahasa pribumi di Brazil) disebut caá-puêra – beberapa ahli sejarah berpendapat bahwa inilah asal dari nama seni bela diri tersebut. Mereka yang sempat melarikan diri berkumpul di desa-desa yang dipagari yang bernama quilombo, di tempat yang susah dicapai. Quilombo yang paling penting adalah Palmares yang mana penduduknya pernah sampai berjumlah sepuluh ribu dan bertahan hingga kurang lebih selama enam puluh tahun melawan kekuasaan yang mau menginvasi mereka. Ketua mereka yang paling terkenal bernama Zumbi. Ketika hukum untuk menghilangkan perbudakan muncul dan Brazil mulai mengimport pekerja buruh kulit putih dari negara-negara seperti Portugal, Spanyol dan Italia untuk bekerja di pertanian, banyak orang negro terpaksa berpindah tempat tinggal ke kota-kota, dan karena banyak dari mereka yang tidak mempunyai pekerjaan mulai menjadi penjahat.




Capoeira, yang sudah menjadi urban dan mulai dipelajari oleh orang-orang kulit putih, di kota-kota seperti Rio de Janeiro, Salvador da Bahia dan Recife, mulai dilihat oleh publik sebagai permainan para penjahat dan orang-orang jalanan, maka muncul hukum untuk melarang Capoeira. Sepertinya pada waktu itulah mereka mulai menggunakan pisau cukur dalam pertarungannya, ini merupakan pengaruh dari pemain capoeira yang berasal dari Portugal dan menyanyikan fado (musik tradisional Portugis yang mirip dengan keroncong). Pada waktu itu juga beberapa sektor yang rasis dari kaum elit Brazil berteriak melawan pengaruh Afrika dalam kebudayaan negara, dan ingin “memutihkan” negara mereka. Setelah kurang lebih setengah abad berada dalam klandestin, dan orang-orang mepelajarinya di jalan-jalan tersembunyi dan di halaman-halaman belakang rumah, Manuel dos Reis Machado, Sang Guru (Mestre) Bimba, mengadakan sebuah pertunjukan untuk Getúlio Vargas, presiden Brazil pada waktu itu, dan ini merupakan permulaan yang baru untuk capoeira. Mulai didirikan akademi-akademi, agar publik dapat mempelajari permainan capoeira. Nama-nama yang paling penting pada masa itu adalah Vicente Ferreira Pastinha (Sang Guru Pastinha), yang mengajarkan aliran “Angola”, yang sangat tradisional, dan Mestre Bimba, yang mendirikan aliran dengan beberapa inovasi yang ia namakan “Regional”.




Sejak masa itu hingga masa sekarang capoeira melewati sebuah perjalanan yang panjang. Saat ini capoeira dipelajari hampir di seluruh dunia, dari Portugal sampai ke Norwegia, dari Amerika Serikat sampai ke Australia, dari Indonesia sampai ke Jepang. Di Indonesia capoeira sudah mulai dikenal banyak orang, disamping kelompok yang ada di Yogyakarta, juga terdapat beberapa kelompok di Jakarta. Banyak pemain yang yang berminat mempelajari capoeira karena lingkungannya yang santai dan gembira, tidak sama dengan disiplin keras yang biasanya terdapat dalam sistem bela diri dari Timur. Seperti yang pernah dikatakan oleh seorang penulis besar dari Brazil Jorge Amado, ini “pertarungan yang paling indah di seluruh dunia, karena ini juga sebuah tarian”.




Dalam capoeira teknik gerakan dasar dimulai dari “ginga” dan bukan dari posisi berhenti yang merupakan karateristik dari karate, taekwondo, pencak silat, wushu kung fu, dll…; ginga adalah gerakan-gerakan tubuh yang berkelanjutan dan bertujuan untuk mencari waktu yang tepat untuk menyerang atau mempertahankan diri, yang sering kali adalah menghindarkan diri dari serangan. Dalam roda para pemain capoeira mengetes diri mereka, lewat permainan pertandingan, di tengah lingkaran yang dibuat oleh para pemain musik dengan alat-alat musik Afrika dan menyanyikan bermacam-macam lagu, dan pemain lainnya bertepuk tangan dan menyanyikan bagian refrein. Lirik lagu-lagu itu tentang sejarah kesenian tersebut, guru besar pada waktu dulu dan sekarang, tentang hidup dalam masa perbudakan, dan perlawanan mencapai kemerdekaan. Gaya bermain musik mempunyai perbedaan ritme untuk bermacam-macam permainan capoeira, ada yang perlahan dan ada juga yang cepat.




Capoeira tidak saja menjadi sebuah kebudayaan, tetapi juga sebuah olahraga nasional Brazil, dan para guru dari negara tersebut membuat capoeira menjadi terus menerus lebih internasional, mengajar di kelompok-kelompok mahasiswa, bermacam-macam fitness center, organisasi-organisasi kecil, dll. Siswa-siswa mereka belajar menyanyikan lagu-lagu Capoeira dengan bahasa Portugis – “Capoeira é prá homi, / mininu e mulhé…” (Capoeira untuk laki-laki, / anak-anak dan perempuan).





Di Indonesia, sama seperti di negara-negara yang lain, kemungkinan Capoeira akan semakin berkembang.
Beberapa gerakan dalam Capoeira:

Senin, 15 Maret 2010

Zuo Ci


Zuo Ci (左慈) adalah tokoh legendaris dari masa Tiga Kerajaan Cina. Meskipun dia dikenal sebagai dari Lujiang lokal, tahun-tahun kelahiran dan kematian tidak diketahui. Hal ini diyakini bahwa ia telah ada sebelum runtuhnya Dinasti Han, dan itu mengklaim bahwa ia hidup untuk tiga ratus. Ia belajar Magics dan path untuk umur panjang dari bijak Tao Feng Heng (封 衡), dan akhirnya lulus seni untuk Ge Xuan.

Zuo Ci belajar di atas Gunung Tianzhu, dipraktekkan obat alkimia dan dipelihara oleh esensi vitalnya dikendalikan pernapasan dan berhubungan seks dengan wanita tanpa ejakulasi. Dikatakan bahwa ia bisa hidup untuk waktu lama tanpa makan. Dia juga belajar di Konfusian klasik dan dalam astrologi.

Pada beberapa waktu sebelum 200, panglima perang lokal Sun Ce, yang Konfusianisme yang ketat, ingin membunuh Zuo Ci dan berkuda mengejarnya. Zuo Ci, unmount, masih berhasil melarikan diri dengan tampak berjalan lambat.

Kemudian, Zuo Ci pergi ke Cao Cao, yang diberikan kepadanya pensiun untuk melakukan Magics. Cao Cao mungkin telah menunjukkan minat dalam pendekatan Tao umur panjang dengan melakukan hal ini, tetapi putranya Cao Zhi menulis bahwa dana pensiun hanya dimaksudkan untuk menjaga mereka para penyihir dan ajaran liar terkendali. Zuo Ci menunjukkan pengadilan Cao Cao sejumlah Magics, seperti penangkapan ikan yang eksotis dari panci tembaga yang kosong, dan teleporting jauh untuk membeli jahe. Zuo Ci pernah makan seluruh pengadilan perakitan dengan makanan dan anggur, tetapi Cao Cao segera menemukan bahwa Zuo Ci telah mengosongkan setiap toko anggur di wilayah dengan sihir untuk tujuan ini. Cao Cao berusaha untuk mengeksekusi Zuo Ci, tapi Zuo Ci melarikan diri dengan berjalan menembus dinding. Ketika seseorang melaporkan bahwa Zuo Ci telah terlihat di pasar, semua orang di pasar menjadi identik dengan penampilan Zuo. Laporan lain mengatakan Zuo Ci pergi ke puncak gunung, jadi Cao Cao dan anak buahnya pergi, dan menyadari Zuo Ci tersembunyi di antara kawanan domba. Mengetahui ia tidak dapat menemukannya, Cao Cao mengumumkan kepada kawanan domba bahwa ia hanya mencoba menguji keterampilan Zuo Ci, dan tidak punya niat untuk membunuhnya. Pada saat itu, seekor kambing berdiri di atas kaki belakangnya dan berbicara. Cao Cao orang-orang bergegas ke kambing, hanya untuk menemukan sisa kawanan juga berubah menjadi kambing dan mulai berdiri dan berbicara seperti manusia. Zuo Ci tak pernah ditemukan oleh orang-orang Cao Cao lagi.

Zuo Ci akhirnya pensiun dari dunia untuk mempraktikkan seni di pegunungan.

Seperti yang dijelaskan dalam novel sejarah Kisah Tiga Kerajaan, ia adalah seorang Tao dikenal dengan nama Master Black Tanduk (乌 角 先生). Kisah Tiga Negara menggambarkan fiksi Zuo Ci Tao pencapaian kekuasaan dan misi berikutnya untuk membujuk Cao Cao untuk mengikuti Taoisme.

Zuo Ci menakjubkan Tao memegang kekuasaan dan digambarkan sebagai psikis. Ia belajar di Gunung Emei di Sichuan, di mana dia menemukan Kitab Menyembunyikan Metode (遁甲 天书), dari mana ia belajar untuk "naik ke mengangkangi awan angin, berlayar sampai ke kekosongan besar itu sendiri;" dan bagaimana " ... harus melewati gunung-gunung dan menembus bebatuan; ... melayang ringan seperti uap, di atas lautan, menjadi tidak terlihat pada akan atau mengubah [nya] bentuk, untuk melemparkan pedang dan belati proyek agar memenggal kepala seorang laki-laki dari jarak. "

Zuo Ci Cao Cao menawarkan buku-buku jika Cao Cao sendiri menjadi murid Taoisme. Cao Cao menjawab "Sering kali aku tercermin pada kursus ini dan berjuang melawan nasib saya, tapi apa yang bisa saya lakukan? Tidak ada satu untuk menjaga pemerintah," ketika Zuo Ci menyarankan Liu Bei dan Cao Cao mengancam, "Saya mungkin harus mengirim salah satu pedang terbang setelah kepala satu hari ", Cao Cao Zuo Ci dituduh sebagai salah satu agen Liu Bei, dan mengancamnya. Zuo Ci mengejek secara terbuka di pengadilan Cao Cao dan Cao Cao telah dia ditangkap; para penjaga memukuli Zuo Ci kejam, tapi Taoisme lalu tertidur dan tidur nyenyak sepanjang malam. Cao Cao marah ini yang memerintahkan Zuo Ci untuk menjadi kekurangan makanan, ini juga gagal sebagai Zuo Ci sangat bahagia pergi tujuh hari tanpa makanan atau air. Setelah Cao Cao ini tak bisa memikirkan hal lain untuk menghukum Zuo Ci. Ketika Zuo Ci muncul di perjamuan Cao Cao, Cao Cao telah menguji dia dengan meminta untuk mendapatkan, antara lain, hati naga, sebuah peony, dan bertengger dari Sungai Song. Zuo Ci berhasil segala sesuatu, yang lebih menarik kecurigaan dari Cao Cao. Zuo Ci kemudian menawarkan secangkir anggur untuk Cao Cao, yang mengatakan bahwa Zuo Ci harus rasa dulu. Zuo Ci mengambil tongkat dan membagi anggur dalam setengah, dan minum satu setengah. Cao Cao kemudian marah.

Sebagai hasilnya, Cao Cao memerintahkan Zuo Ci akan dieksekusi, tapi Zuo Ci telah menghilang. Cao Cao mengirim Xu Chu umum untuk menangkap Zuo Ci, Xu Chu melihat Zuo Ci berjalan di antara kawanan domba dan membunuh para kawanan, berpikir Zuo Ci telah menjadi seekor domba; ketika Xu Chu telah meninggalkan anak gembala yang telah merawat domba-domba mendengar salah satu kepala domba menyuruhnya menempatkan kepala sebelah tubuh untuk membawa mereka kembali ke kehidupan, anak itu dan domba ini hidup kembali. Xu Chu Setelah gagal untuk menangkap Cao Cao Zuo Ci ingin memadamkan poster, sebagai akibat ratusan orang yang cocok dengan deskripsi yang tepat Zuo Ci ditemukan, dan Cao Cao memerintahkan mereka semua dihukum mati. Ketika mereka semua dihukum mati uap hitam bangkit dari leher mereka di mana mereka bergabung untuk membentuk citra lain Zuo Ci. Gambar dipanggil derek baginya untuk duduk, dan Cao Cao telah pemanah menembak dia. Tiba-tiba, embusan angin membawa mayat-mayat dipenggal hidup kembali. Membawa mayat yang reanimated kepala mereka dan mulai untuk mengalahkan Cao Cao. Lalu, Cao Cao pingsan karena shock, angin mereda, dan Zuo Ci menghilang bersama dengan mayat-mayat.

Zuo Ci telah ditambahkan ke serial video game Koei Dynasty Warriors, meskipun tidak pernah benar-benar mengambil bagian dalam pertempuran langsung di kedua sejarah dan sastra. Dalam permainan ketika ia tidak melawan ia menggunakan sihirnya dan kekuatan untuk tidak hanya melempar kartunya lewat udara untuk menyerang orang-orang yang juga menyebabkan luka bakar, membeku, dan mengejutkan mereka dengan kekuatan mistik. Mirip dengan novelnya rekan, Zuo Ci muncul sebagai seorang tua yang kemungkinan akan dianggap oleh orang lain untuk tidak menimbulkan berbagai bentuk ancaman atau bahaya. Setelah itu ia dipindahkan dari Dynasty Warriors 6 tetapi telah muncul di Warriors Orochi dan sekuelnya.

Dalam DW5, ia berpikir bahwa Cao Cao dan Liu Bei adalah yang terbaik untuk menyatukan tanah, namun setelah melihat sifat-sifat negatif mereka, dan melihat bahwa tidak ada akhir yang terlihat bagi kekacauan, ia menjadi sebuah derek dan lepas landas. Dalam DW5 Xtreme Legends, ia bersaing dengan Zhang Jiao, Pang Tong dalam mendapatkan buku Lao Zi.

Dalam Warrior Orochi, ia bekerja dengan Xing Cai dan Shimazu Yoshihiro dalam menyelamatkan Zhao Yun dari Ueda Castle. Ia kemudian membantu Guan Yu dan Zhang Fei di tolak-menolak Orochi. Dalam sekuel, dia membantu Liu Bei di Shi Ting dan bergabung Shu. Dalam Dream Mode, ia bekerja dengan Zhang Jiao, Pang Tong untuk membuktikan kepada ninja sihir yang nyata lebih kuat daripada tipu daya.

pang tong


Páng Tǒng (龐統) (178-213M), adalah penasehat Liu Bei pada zaman Dinasti Han. Nama Taoisnya adalah Fenghuang Muda (鳯雛; Fèngchú). Novel epik sejarah Kisah Tiga Negara menggambarkan Pang Tong sebagai seorang ahli strategi militer jenius, dan menempatkannya di tingkat yang setara dengan ahli strategi Zhuge Liang. Kepada Liu Bei, Sima Hui menjuluki Pang Tong dan Zhuge Liang sebagai:
“ Naga Tidur dan Phoenix Terbang: bersama salah satu dari mereka, engkau bisa menyelesaikan apa pun di bawah langit. ”

zhou tai


Dia awalnya menjabat sebagai salah satu dari Sun Ce pengawal, bersama mantan rekannya di pembajakan Jiang Qin. Ketika memasuki Kuaiji Sun Ce, Zhou Tai dibuat Mayor dengan Pisahkan Komando, dan diberi perintah pasukan. Pada saat ini bahwa Sun Quan mengambil menyukai karakter Zhou Tai, dan diminta untuk Tai akan ditransfer ke dirinya sendiri.

Berkali-kali sepanjang kariernya, ia menyelamatkan Sun Quan dari bahaya dengan mempertaruhkan nyawanya sendiri. Sekali, ketika Sun Ce sedang pergi berperang Shanyue pemberontak dari enam prefektur, Sun Quan yang tersisa di kota Xuan dengan kurang dari seribu penjaga. Dari kelalaian, ia tidak mendirikan pertahanan posts. Beberapa ribu Shanyue pemberontak menyerang. Pada saat Sun Quan menaiki kudanya, bandit berhasil mengelilinginya sudah. Senjata mereka, memukul di sini dan di sana, disayat Sun Quan pelana, menyebabkan kepanikan besar di sekeliling. Hanya Zhou Tai, dengan roh-roh bangkit, membela Sun Quan dengan tubuhnya, emboldening orang-orang dekat dia dan membuat mereka mampu melawan lagi. Ketika bandit itu akhirnya bubar, Zhou Tai ditemukan dengan dua belas luka, yang mengambil waktu lama untuk menyembuhkan. Zhou Tai sudah tidak berada di sana pada hari itu, Sun Quan akan pasti binasa. Perbuatan ini sangat dihargai oleh Sun Ce, yang menambahkan gelar Kepala Chunju Prefektur untuk Zhou Tai.

Beberapa waktu setelah itu, Zhou Tai mengikuti Sun Ce untuk menyerang Wan dan Jiangxia, dan ketika kembali ia lewat Yuzhang commandery dan di sana ia dianugerahi gelar Kepala Prefektur Yichun juga. Prefektur ini dihasilkan semua persediaan yang dibutuhkan oleh pasukannya.

Zhou Tai memperoleh banyak manfaat dalam pertempuran melawan Huang Zu. Kemudian, dia bersama dengan Zhou Yu dan Cheng Pu, membela melawan serangan Cao Cao pada Pertempuran Red Cliffs. Zhou Tai juga dikenal untuk menyerang Cao Ren di Nanjun.

Setelah Jingzhou itu diselesaikan, Zhou Tai dan pasukannya ditempatkan di Cen. Ketika Lord Cao Cao melancarkan serangan dari Ruxu, Zhou Tai pergi menemui serangan. Cao Cao mundur, dan Zhou Tai dibuat Controller dari Ruxu dan Jenderal yang Pacifies yang Caitiffs.

Belakangan dalam hidupnya, ia menyelamatkan Sun Quan sekali lagi, kali ini dari sergapan Zhang Liao pada pertempuran Hefei. Setelah feat mencengangkan ini, setelah diisi garis musuh untuk mencapai penyelamatan, Sun Quan akan selama sisa hari-hari hidupnya permintaan Zhou Tai hadir di sisinya selama semua pertempuran besar. Dua berbagi ikatan persahabatan, dan dikatakan bahwa Sun Quan memegang tak satu pun dari jenderal dalam hal yang lebih tinggi.

Pada saat itu, Zhu Ran, Xu Sheng, dan beberapa yang lainnya terletak di sana juga, dan tidak mau tunduk kepada perintah Zhou Tai mengutip dengan latar belakang umum. Dengan demikian Sun Quan melakukan perjalanan khusus untuk Ruxu benteng, untuk bertemu dengan semua perwira di sana. Sebuah pesta besar diadakan, dimana Sun Quan secara pribadi membawakan anggur kepada Zhou Tai, dan memintanya untuk melepas pakaian luar. Menunjuk pada setiap bekas luka, Sun Quan meminta Zhou Tai kisah di balik itu, dimana Zhou Tai akan menanggapi dengan kenangan masa lalu pertempuran. Pada akhirnya, Sun Quan telah dia berpakaian lagi, dan bersama-sama mereka revelled sepanjang malam. Ketika hari berikutnya datang, Sun Quan memiliki memberinya pemberita kekaisaran nya payung.

Jiangbiao Zhuan yang menjelaskan:

Sun Qun diadakan [Zhou Tai's] lengan, dan air mata di wajahnya. Dia memanggilnya dengan nama gaya, berkata, "Youping, Anda telah berjuang dengan berani seperti beruang dan harimau bagi kami dua bersaudara. Tidak memegang kembali kehidupan Anda sendiri, Anda telah puluhan terluka di beberapa tempat, dan kulit Anda seolah-olah itu sudah tergores di. Saya tidak bisa memperlakukan Anda sebagai salah satu saudara saya, dan melimpahkan kekuasaan perintah kepada Anda? Anda telah melakukan pelayanan besar Wu, dan aku akan berdiri dengan Anda apakah dalam kehormatan dan rasa malu, dan berbagi dengan Anda dalam suka dan duka. Youping, bersenang-senanglah. Jangan biarkan kenyataan bahwa Anda kurang silsilah membuat Anda mundur dari tugas-tugas Anda! "Dan pada saat itu ia memerintahkan untuk payung sutra kekaisaran kerudung biru akan diberikan kepada Zhou Tai. Setelah semua itu, dia punya tunggangan siap untuk pergi, dan memerintahkan Zhou Tai memimpin jalan keluar, di tengah-tengah genderang dan tanduk.

Jadi Xu Sheng dan perusahaan mengakui, perwira lainnya memperoleh banyak penghargaan untuk Zhou Tai dan menerima perintah.

Setelah Sun Quan mengalahkan Guan Yu, ia berencana untuk menyerang Shu. Dia membuat Zhou Tai Grand Administrator dalam nama Hanzhong dan Jenderal membangunkan keberanian. Dia juga menganugerahkan gelar Marquis Lingyang ke Zhou Tai. Zhou Tai meninggal selama era Huangwu (AD 222-228).

Zhou Tai putra, Shao, juga memerintahkan pasukan, di posisi Kepala Komandan Kavaleri. Ia memperoleh manfaat dalam pertempuran ketika Cao Ren menyerang dari Ruxu, dan ia juga bertugas di Sun Quan kampanye melawan Cao Xiu. Karena itu ia dipromosikan ke pangkat mayor jenderal. Dia meninggal pada tahun kedua Huanglong (AD 230). Adiknya, Zhou Cheng, mengambil komando pasukan dan mewarisi marquisate.

zhao yun


Zhao Yun (Hanzi: 趙雲) (168 - 229) adalah seorang jenderal terkenal dari Zaman Tiga Negara. Ia terakhir mengabdi pada negara Shu Han. Ia lahir di Zhending (sekarang kabupaten Zhengding, provinsi Hebei). Zhao Yun bernama lengkap Zhao Zilong.

Pertama mengabdi kepada Gongsun Zan, ia kemudian tidak menyerah kepada Yuan Shao yang menaklukkan Gongsun Zan. Setelah itu, ia bertemu Liu Bei dan memutuskan untuk mengabdi kepadanya. Setelah Liu Bei wafat ia menjaga Liu Chan Sampai akhir hayat.Zhao Yun (168-229), bernama lengkap Zhao Zilong, yang berarti anak naga, lahir di Zhending, propinsi Chang shan (sekarang Hebei, China bagian utara). Zhao Yun dikenal sebagai satu diantara Lima Jendral Harimau yang mengabdi kepada Liu Bei.

Zhao Yun awalnya menjadi jendral dari Gongsun Zan yang berkuasa di daerah tersebut sekitar akhir tahun 191 M. Ia mengawali karirnya sebagai komandan grup kecil relawan desa. Pada tahun 192 M, ia ditempatkan dibawah komando Liu Bei sebagai komandan pasukan kavaleri, yang waktu itu masih menjadi mayor di bawah pemerintahan Gongsun Zan.

Zhao Yun pergi meninggalkan Gongsun Zan dan Liu Bei sementara waktu, untuk menghadiri pemakaman kakak laki-lakinya. Ia kembali bergabung dengan Liu Bei pada tahun 200 M. Hubungan Zhao Yun dan Liu Bei begitu baik, sehingga menurut cerita rakyat, mereka pernah tidur di tempat tidur yang sama, pada saat darurat di kota Ye. Zhao Yun juga dipercaya untuk merekrut orang secara diam-diam untuk memperkuat pasukan Liu Bei. Sejak itulah, Zhao Yun menjadi pengikut setia Liu Bei.

Setelah Gongsun Zan wafat, Zhao Yun tetap mengabdi pada Liu Bei karena ia melihat kebaikan Liu Bei yang begitu mendalam.

Sewaktu pertempuran di Chang Ban (sekarang, dekat kota Yichang, Propinsi Hebei), pada tahun 208 M, Zhao Yun diutus untuk menyelamatkan istri dan anak Liu Bei, Liu Chan yang masih bayi. Ketika Zhao Yun sampai di sana, istri Liu Bei tidak mau membebani Zhao Yun, karena jalan kembalinya sangat berbahaya. Maka Zhao Yun membawa sendiri anak Liu Bei dengan mengendarai kudanya, dan menerobos kepungan pasukan Cao Cao yang jumlahnya sangat banyak, dengan berani Zhao Yun mempertaruhkan nyawanya selama perjalanan kembali dengan menembus dan mengalahkan banyak pasukan Cao Cao dengan seorang diri.

Zhao Yun dikenal sebagai jendral Yijun, setelah Liu Bei menguasai Cheng Du. Pada saat Liu Chan dinobatkan menjadi kaisar Shu pada tahun 223 M, Zhao Yun menerima gelar "Jendral yang menahlukkan Daerah Selatan", dan dinobatkan sebagai Marquis Yongchangting. Kemudian dia dipromosikan menjadi "Jendral yang memelihara Perdamaian di Timur".

Tahun 227 M, Zhao Yun, dikenal sebagai jendral tanpa tanding di Shu, ditemani Zhuge Liang melakukan ekspedisi utara pertama menuju Hanzhong. Pada musim semi berikutnya, Zhao diperintahkan untuk memimpin barisan melalui Yegu, untuk mengalihkan perhatian musuh terhadap pasukan inti Liu Bei, yang berbaris melalui Qishan. Zhao Yun bertemu pasukan Wei yang dipimpin oleh jendral Cao Zhen yang terkenal. Setelah berhasil menahan gempuran serangan pasukan Wei, Zhao Yun menarik pasukannya secara teratur. Ia dikaruniai gelar "jendral yang memelihara Perdamaian Dalam Armada".

Sekitar tahun 229 M, Zhao Yun wafat di Hanzhong. Kematiannya ditangisi oleh banyak pasukan dan perwira Shu. Ia menerima anugrah anumerta Marquis Shunping dari Liu Chan pada tahun 261 M.

Zhao Yun mempunyai dua orang anak laki-laki, Zhao Tong dan Zhao Guang. Zhao Guang menjadi bawahan jendral Jiang Wei, dan gugur di medan pertempuran di Ta Zhong.

lu bu


Lü Bu (Hanzi: 呂布; baca: Luî Pù) (153 – 198), nama lengkap Lü Fengxian, lahir di Wuyuan (sekarang di wilayah Mongolia Dalam) adalah seorang jenderal terkenal dari penghujung zaman Dinasti Han dan Tiga Negara.Lu Bu dengan ciri khas memakai penutup kepala dengan ekor, ia memiliki kuda yang sangat sakti bernama red hare

Ia walaupun sangat lihai bertarung, namun juga adalah seorang yang menghalalkan segala cara untuk mewujudkan ambisinya. Lü Bu pertama kali mengabdi kepada Ding Yuan, yang kemudian berkomplot bersama He Jin untuk membunuh para menteri istana sepeninggal Kaisar Lingdi dan naik pangkat menjadi letnan jenderal.

Lü Bu kemudian termakan hasutan Dong Zhuo untuk membunuh Ding Yuan. Setelah Dong Zhuo mengangkat diri sebagai perdana menteri, ia kemudian menjadikan Lü Bu sebagai anak angkatnya dan panglima perang kekaisaran. Karena sifat Dong Zhuo yang tidak sabar dan bertemperamen kasar, Lü Bu akhirnya membunuh Dong Zhuo setelah dihasut oleh salah satu menteri istana, Wang Yun. Setelah kematian Dong Zhuo, Lü Bu lalu diangkat sebagai panglima besar kekaisaran. Di dalam catatan sejarah, Lü Bu diceritakan menjalin hubungan gelap dengan seorang dayang-dayang Dong Zhuo yang tidak disebutkan namanya. Di dalam Kisah Tiga Negara, karakter ini menjadi Diao Chan, yang juga diangkat sebagai anak oleh Dong Zhuo.

Hanya sebulan setelah kematian Dong Zhuo, bawahannya, Li Jue memimpin pasukan menyerang dan mengusir Lü Bu dari ibukota. Lü Bu kemudian melarikan diri dalam pengasingan, mencari perlindungan kepada Yuan Shu, yang menolak untuk menerimanya, lalu Yuan Shao, Zhang Miao dan Liu Bei.

Ia akhirnya menyusun kekuatan di Xiapi, di mana ia sering terlibat pertempuran dengan Cao Cao. Tahun 198, Cao Cao menyerang Xiapi dan memukul mundur pasukan Lü Bu terus menerus serta akhirnya mengepung pasukan Lü Bu selama 3 bulan. Lü Bu dengan moral pasukan yang rendah diperparah dengan pengkhianatan bawahannya, Hou Cheng, Song Xian dan Wei Xu. Lü Bu tertangkap oleh Cao Cao dan memohon kepadanya agar melepaskannya. Namun Liu Bei mengingatkan Cao Cao bahwa Lü Bu tidak dapat dipercaya dan membiarkannya hidup sangat berbahaya. Lü Bu kemudian dicekik sampai mati oleh Cao Cao.

sun‍ ce


Sun Ce (Bo Fu,175-200) adalah seorang jenderal militer pada masa Dinasti Han dan Zaman Tiga Negara di Tiongkok. Ia merupakan anak sulung dari Sun Jian. Setelah kematian ayahnya saat ia berusaha 17 tahun, ia menggantikan ayahnya untuk memerintah. Ia memiliki sahabat bernama Zhou Yu yang ahli dalam strategi. Bersama dengan Zhang Zhao dan Zhou Yu, ia berhasil membangun dasar bagi Negara Sun Wu, yang kaisar pertamanya adalah saudara Sun Ce yang lebih muda, Sun Quan.

Lahir tahun 175, Sun Ce merupakan anak tertua dari 5 anak laki-laki Sun Jian. Sewaktu Sun Jian berkuasa di chang sa, Sun Ce bertemu dengan Zhou Yu, mereka belajar bersama dan bersahabat karib, hingga akhirnya bersumpah saudara.

Tahun 192, Sun Jian diminta oleh Yuan Shu untuk menyerang Liu Biao di daerah Jing. Sun Ce mengikuti perang ini, ini merupakan perang pertama Sun Ce yang saat itu berusia 17 tahun. Sungguh sangat disayangkan Sun Jian wafat di perang ini karena taktik Huang Zu. Sun Ce membawa jasad ayahnya ke Qu'E untuk dimakamkan. Setelah ini Sun Ce menjadi kepala keluarga Sun, dan dia memilih untuk mengabdi kepada Yuan Shu.
Little Conquerror

Yuan Shu memperlakukan dan menyayangi Sun Ce dengan sangat baik, ia berharap Sun Ce adalah ankanya. Tapi biarpun dia sayang, dia juga takut terhadap Sun Ce, sehingga Sun Ce tidak pernah memegang posisi penting. Ini berlangsung sampai tahun 194, Lu Fan salah satu mantan anak buah Sun Jian mengusulkan kepada Sun Ce untuk menukar cap kerajaan warisan ayahnya (Sun Jian menemukannyadi Luo Yang setelah peperangan di Gerbang Hu Lao) dengan prajurit. Sun Ce setuju dengan rencana ini, akhirnya Yuan Shu memberikan 3000 prajurit, dan Sun Ce pun berangkat ke daerah Wu bersama mantan anak buah Sun Jian, Cheng Pu, Huang Gai dan Han Dang.

Setelah menyebrangi sungai YangTze, Sun Ce bertemu dengan saudara angkatnya Zhou Yu, akhirnya Zhou Yu pun bergabung dengan Sun Ce sebagai ahli strategi. Zhou Yu mengusulkan untuk merekrut 2 orang pintar yaitu Zhang Zhao dan Zhang Hong, maka Sun Ce pun pergi ke kediaman mereka, hasilnya kedua orang itu setuju untuk bergabung. Bergabung juga dengan pasukan Sun Ce 2 orang bajak laut, Zhou Tai dan Jiang Qin. Setelah pasukannya bertambah banyak Sun Ce pun langsung menyerang Liu Yong, Yan Baihu, dan Wang Lang. Dan berhasil menduduki kota Mo Ling (kemudian hari diganti menjadi Jian Ye oleh Sun Ce), Wu dan Hui Ji. Dalam perang ini Sun Ce sempat berduel dengan seorang jendral pasukan Liu Yong, Taishi Ci, pertarungan berakhir seri. Setelah Liu Yong menyerah Taishi Ci bergabung dengan Sun Ce. Karena keberhasilan dalam waktu yang sangat singkat ini, Sun Ce mendapat julukan "Little Conquerror".

Tahun 195, Yuan Shu yang menerima cap kekaisaran dari Sun Ce mengangkat dirinya menjadi kaisar dan kerajannya disebut Dinasti Cheng. Mendengar berita ini Sun Ce langsung memutuskan hubungan dengan Yuan Shu dan bergabung dangan Cao Cao, Lu Bu dan Liu Bei dalam aliansi menumpas Yuan Shu. Tahun 199 Yuan Shu wafat karena sakit, Yuan Yin saudara Yuan Shu menyerahkan kota Souchun ke Cao Cao dan pergi Huancheng untuk berlindung di wilayah kekuasaan Liu Xun tersebut. Karena kekurangan suplai Liu Xun memerintahkan untuk menyerang Haiun. Sun Ce sedang dalam perjalanan untu menyerang Huang Zu di Xia Kou ketika mendengar berita ini, dia langsung merubah arah dan menyerang Huangcheng. Sun Ce berhasil menangkap 30000 orang mantan pasukan Yuan Shu. Liu Xun langsung balik ke Huancheng untuk menyerang Sun Ce dengan bantuan Huang Zu, tapi semua berhasil dikalahkan oleh Sun Ce.

Dengan kemenangan ini Sun Ce hampir menguasai seluruh wilayah selatan cina, dan menjadi orang ketiga terkuat di cina setelah Yuan Shao dan Cao Cao pada usia yang sangat muda, belum mencapai 25 tahun.
Kematian

Tahun 199, Sun Ce berhasil menumpas pemberontakan Xu Gong. Anak buah Xu Gong berniat balas dendam tetapi menunggu waktu yang tepat.

Tahun 200 Cao Cao berperang melawan Yuan Shao dalam Battle of Guan Du, sehingga penjagaan di ibukota Cao Cao, Xu Chang menjadi lemah. Sun Ce yang mendengar berita ini langsung memutuskan untuk menyerang Xu Chang dengan alasan meyelamatkan kaisar. Pada saat persiapan perang, Sun Ce pergi berburu sendirian, disana ia dikepung oleh 3 orang mantan anak buah Xu Gong, biarpun berhasil selamat Sun Ce terluka parah dan akhirnya meninggal. Sebelum meninggal Sun Ce sempat berkata kepada Sun Quan "urusan dalam negeri diskusikan dengan Zhang Zhao, dan urusan luar negeri dengan Zhou Yu".

Setelah Sun Ce gugur, Klan Wu dipimpin oleh Sun Quan adik Sun Ce dengan batuan Zhou Yu dan Zhang Zhao. Sun Quan mendirikan kerajaan Wu dan ia berhasil memperbesar kekuasaannya hingga menjadi 1 diantara 3 kerajaan besar di China pada masa tiga negara. Sun Quan kemudian mengangkat dirinya sendiri sebagai Kaisar Wu yang pertama pada tahun 229 M, dengan bergelar Kaisar Wulie. Sun Ce sendiri diberi gelar Pangeran Huan.

Honda Tadakatsu

Honda Tadakatsu (1548-1610) adalah samurai dimasa perang saudara Jepang/ periode Sengoku yang mengabdi pada Tokugawa Ieyasu sejak memulai karirnya dari awal hingga menjadi Shogun yang mempersatukan Jepang. Namanya mulai dikenal sejak Pertempuran Anegawa (1570) dimana pasukan gabungan Tokugawa dan Oda Nobunaga mengalahkan pasukan klan Azai dan Asakura.

Dalam Pertempuran Mikatagahara(1572), bersama Okubo Tadayo dia berhadapan dengan pasukan klan Takeda. Honda memimpin sayap kiri pasukan Tokugawa dan bertempur melawan pasukan Takeda yang dikomandani Naito Masatoyo. Dalam pertempuran itu pasukan Tokugawa kalah, namun dapat meloloskan diri dari kehancuran tragis berkat kepemimpinannya.

Tiga tahun kemudian, dia memimpin pasukan senapan dalam Pertempuran Nagashino (1575). Disinilah dendam atas kekalahannya dulu terbalaskan, pasukan Takeda dibawah pimpinan Takeda Katsuyori kehilangan lebih dari 10.000 pasukannya dan Katsuyori sendiri melarikan diri.

Keperkasaannya di medan perang dibuktikannya sekali lagi dalam Pertempuran Komaki-Nagakute dimana pasukan Tokugawa berhadapan dengan pasukan Toyotomi Hideyoshi. Saat itu Tokugawa kalah dan terpaksa melarikan diri dari kejaran Hideyoshi. Hanya dengan beberapa prajutitnya, Honda bersama Ishikawa Yasumichi menghadang pasukan pengejar yang jumlahnya jauh lebih besar (sekitar 1 banding 50) di sekitar Sungai Shonai. Hideyoshi takjub melihat keberanian dan keperkasaannya sehingga dia memerintahkan pasukannya agar jangan mencelakainya. Tahun 1586, dia mengawal Tokugawa ke Kyoto dan dianugerahi gelar Nakatsukasa-taiyu.

Tahun 1590, setelah Tokugawa dan Hideyoshi berdamai, dia turut berpartisipasi dalam pengepungan Kastil Odawara menundukkan klan Hojo. Selanjutnya dia juga ikut dalam invasi Hideyoshi menaklukkan Korea.

Setelah Hideyoshi mangkat, dia turut berperang dalam Pertempuran Sekigahara (1600), pertempuran besar yang paling menentukan dalam sejarah Jepang melawan keturunan Hideyoshi dan daimyo-daimyo yang pro padanya. Atas jasanya itu, Tokugawa menganugerahinya daerah yang subur dan luas di Izu (Kuwana). Honda wafat pada tahun 1610, dia dianggap sebagai salah satu jendral Tokugawa yang paling setia dan paling perkasa, bahkan konon kabarnya dia tidak pernah terluka serius sekalipun dalam setiap pertempurannya. Dalam medan perang dia dapat dikenali dari helmnya yang berhiaskan tanduk rusa. Pelayanannya pada Tokugawa diteruskan oleh anak-anaknya Tadamasa (1575-1638) dan Tadatomo (1582-1615) yang keduanya juga berjasa dalam pertempuran berikutnya, yaitu Pertempuran Osaka (1614 dan 1615).

Sejarah Facebook


Facebook diluncurkan pertama kali pada tanggal 4 Februari 2004 oleh Mark Zuckerberg sebagai media untuk saling mengenal bagi para mahasiswa Harvard.

Dalam waktu dua minggu setelah diluncurkan, separuh dari semua mahasiswa Harvard telah mendaftar dan memiliki account di Facebook. Tak hanya itu, beberapa kampus lain di sekitar Harvard pun meminta untuk dimasukkan dalam jaringan Facebook. Zuckerberg pun akhirnya meminta bantuan dua temannya untuk membantu mengembangkan Facebook dan memenuhi permintaan kampus-kampus lain untuk bergabung dalam jaringannya. Dalam waktu 4 bulan semenjak diluncurkan, Facebook telah memiliki 30 kampus dalam jaringannya.

Dengan kesuksesannya tersebut, Zuckerberg beserta dua orang temannya memutuskan untuk pindah ke Palo Alto dan menyewa apartemen di sana.

Setelah beberapa minggu di Palo Alto. Zuckerberg berhasil bertemu dengan Sean Parker (cofounder Napster), dan dari hasil pertemuan tersebut Parker pun setuju pindah ke apartemen Facebook untuk bekerja sama mengembangkan Facebook. Tidak lama setelah itu, Parker berhasil mendapatkan Peter Thiel (cofounder Paypal) sebagai investor pertamanya. Thiel menginvestasikan 500 ribu US Dollar untuk pengembangan Facebook.



Jumlah account di Facebook terus melonjak, sehingga pada pertengahan 2004 Friendster mengajukan tawaran kepada Zuckerberg untuk membeli Facebook seharga 10 juta US Dollar, dan Zuckerberg pun menolaknya. Zuckerberg sama sekali tidak menyesal menolak tawaran tersebut sebab tak lama setelah itu Facebook menerima sokongan dana lagi sebesar 12.7 juta US Dollar dari Accel Partners. Dan semenjak itu sokongan dana dari berbagai investor terus mengalir untuk pengembangan Facebook.

Pada September 2005 Facebook tidak lagi membatasi jaringannya hanya untuk mahasiswa., Facebook pun membuka jaringannya untuk para siswa SMU. Beberapa waktu kemudian Facebook juga membuka jaringannya untuk para pekerja kantoran. Dan akhirnya pada September 2006 Facebook membuka pendaftaran untuk siapa saja yang memiliki alamat e-mail.

Selain menolak tawaran dari Friendster seharga 10 juta US Dollar, Zuckerberg juga pernah menolak tawaran dari Viacom yang ingin membeli Facebook seharga 750 juta US Dollar, dan tawaran dari Yahoo yang ingin membeli Facebook seharga 1 milyar US Dollar.

Tidak ada situs jejaring sosial lain yang mampu menandingi daya tarik Facebook terhadap user. Pada tahun 2007, terdapat penambahan 200 ribu account baru perharinya Lebih dari 25 juta user aktif menggunakan Facebook setiap harinya. Rata-rata user menghabiskan waktu sekitar 19 menit perhari untuk melakukan berbagai aktifitas di Facebook.

SERIAL SEJARAH : Dinasti Han (206 SM - 221M)


Dinasti Han (206 SM - 221M) Dan Masa Perpecahan.

Liu Bang kemudian berhasil naik tahta dan mendirikan dinasti baru yang bernama Han (206 SM - 221 M). Ia bergelar Han Gaozu (206-195 SM). Para ahli membagi Dinasti Han ini menjadi dua, yakni Han Barat, yang beribu kota di Chang an dan Han Timur yang beribu kota di Luoyang. Dinasti Han ini sempat terputus sejenak oleh kudeta dari Wang Mang, dimana ia mendirikan Dinasti Xin (9 - 25) yang berumur singkat. Tetapi kemudian Kaisar Han Guangwu (25 - 57) yang juga terkenal dengan sebutan Guang Wudi berhasil merestorasi kembali Dinasti Han. Oleh karena itu Dinasti Han sebelum pemberontakan Wang Mang disebut dengan Dinasti Han Barat dan Dinasti Han sesudahnya disebut dengan Han Timur.

Dinasti Han ini cukup terkenal dalam sejarah Tiongkok karena beberapa penemuan pentingnya. Kertas sebagai contoh ditemukan pada tahun 105 M oleh seorang sarjana yang bernama Cai Lun saat pemerintahan Kaisar Han Hedi (88 - 106). Penemuan kertas yang berasal dari bambu ini benar-benar merombak secara total penulisan buku-buku serta mendorong kemajuan dalam dunia tulis-menulis. Sulit dibayangkan apabila di jaman modern ini kita belum mengenal kertas.

Sebelum ditemukannya kertas, buku ditulis di atas lempengan bamboo yang dikaitkan satu sama lain dengan tali. Jika kita masih menggunakan buku semacam itu, dapat dibayangkan betapa beratnya sejilid kamus misalnya. Penemuan kertas ini pada gilirannya mendorong kemajuan ilmu pengetahuan dunia.

Pada masa pemerintahan Kaisar Han Wudi (141 - 87 SM) terjadilah hubungan antara Barat dan Timur yang dikenal dengan nama jalur sutera. Hubungan ini berawal mula dari ekspedisi yang dipimpin Zhang Qian, utusan Han Wudi, guna menjalin hubungan persekutuan dengan negara-negara lainnya untuk bersama-sama menghadapi serangan bangsa barbar (Xiongnu). Meskipun Zhang Qian gagal dalam tugas utamanya, ia telah mengadakan perjalanan selama 12 tahun hingga mencapai Baktria dan Ferghana (Turkestan modern), dan ia kembali dengan berbagai informasi berharga mengenai negeri-negeri di Asia Tengah serta sedikit informasi mengenai Kerajaan Romawi. Pada tahun 104, 102, dan 42 SM, tentara Tiongkok melintasi Pegunungan Pamir, mencapai Ferghana serta bekas Kerajaan Yunani Sogdiana, di mana mereka mengalahkan pasukan Xiongnu serta Romawi. Setelah melintasi gurun pasir serta beberapa gunung-gunung tertinggi dunia, pasukan Wudi telah mencapai tempat-tempat sejauh 3000 km dari ibu kota mereka. Prestasi ini melampaui jarak maksimal yang telah ditempuh oleh pasukan Romawi. Ekspansi ini telah membukan jalur perdagangan antara Barat dan Timur. Jalan raya sepanjang Jalur Sutera menjadi ramai dan ibu kota Dinasti Han dipenuhi oleh para pedagang Barat beserta barang-barang mewah yang berasal dari sana. Penemuan penting dalam bidang teknologi lainnya adalah seismograf oleh Zhang Heng (78 - 139 M) yang dapat menghitung kekuatan gempa beserta arah asalnya.

Peristiwa penting lainnya pada masa Dinasti Han adalah masuknya Agama Buddha ke Tiongkok. Berdasarkan catatan sejarah "San Guo Zhi, Wei Shu, dan Dong Yi Zhuan." Ini terjadi pada masa kekuasaan kaisar dinasti Han Barat yaitu Aidi (1 SM - 6 M) atau tepatnya tepatnya tahun 2 M. Pada saat itu pejabat Jing Lu menerima duta dari suku Da Yue yang menyerahkan kitab Fu Tu (Fu Tu adalah sebutan untuk Buddha pada jaman dahulu , sekarang yang disebut Fo Tuo). Suku Da Yue ini sebenarnya mendiami daerah Dun Huang , pegunungan Ji Lian Shan. Kira-kira abad ke-2 SM , suku ini dikalahkan oleh suku Xiong Nu. Dan pindah ke daerah barat. Dan pada abad ke-1 SM mendirikan kerajaan bernama Gui Xuang. Daerah tempat mereka tinggal itu merupakan daerah dimana Buddhisme bertumbuh subur. Para bhiksu pertama adalah Gobharana (Ni Mopeng) dan Kasyappa Matanga (Zhu Falan) yang diundang oleh kaisar Han Mingdi (57 - 75) melalui utusan kerajaan Han yaitu Qin Jing dan Cai Yin, yang bertemu dengan mereka di daerah suku Da Yue. Pada tahun 68 M, mereka tiba di Luo Yang dan tinggal di vihara Baimasi (Vihara Kuda Putih) serta menterjemahkan Sutra Empat Puluh Dua Bagian. Sutra ini adalah kitab pertama yang diterjemahkan ke dalam Bahasa Mandarin.

Pada masa akhir hayatnya, Dinasti Han diperintah oleh kaisar-kaisar lemah yang hanya memerintah secara singkat. Kekuasaan jatuh ke dalam kekuasaan klan-klan tertentu dan para kasim. Pemberontakan di daerah-daerah pun pecah, antara lain yang terbesar adalah Pemberontakan Topi Kuning (Huang Qin), yang dipimpin oleh tiga bersaudara Zhang. Dinasti Han benar-benar dilemahkan oleh pemberontakan ini. Pada akhirnya klan Cao berhasil merebut kekuasaan dari tangan Dinasti Han dan mendirikan Kerajaan Wei (220-264), dimana Cao Pi mengkudeta kaisar Han terakhir yang bernama Han Xiandi (189-220). Tindakan kudeta ini membuat Liu Bei, salah seorang keturunan Dinasti Han, merasa perlu untuk meneruskan keberlangsungan Dinasti Han dan ia juga mengangkat dirinya sebagai kaisar di negeri Shu (Sichuan sekarang) dengan gelar Han Congwang (221-223). Xuande adalah nama lainnya, maka dia juga disebut Liu Xuande. Kerajaannya tetap bernama Shu (221-263), Shu-Han adalah nama yang disebut oleh para ahli sejarah untuk membedakan masa Liu Bei sebelum menjadi raja dan sesudahnya. Sun Quan, seorang jenderal juga mengangkat dirinya sebagai kaisar dan bergelar Wudi (232-252). Kerajaannya dinamakan Wu (222-280). Karena terpecahnya Dinasti Han menjadi tiga negara ini, maka jaman ini dinamakan Jaman Tiga Negara (San Guo), yang dipenuhi oleh peperangan untuk memperebutkan kekuasaan tertinggi.

Tetapi sayangnya tidak satupun dari ketiga negara ini yang berhasil mempersatukan Tiongkok kembali, malahan pada tahun 264 M, Kerajaan Wei terjatuh ke tangan salah seorang menterinya yang bernama Sima Yan. Ia merebut kekuasaan dari Kaisar Wei terakhir yang bergelar Yuandi (260-264), mendirikan Dinasti Jin serta mengangkat dirinya sebagai kaisar dengan gelar Wudi (265-289). Pada gilirannya Sima Yan juga menaklukkan kedua kerajaan lainnya dan mempersatukan Tiongkok kembali. Kaisar Jin Wudi merupakan seorang pecinta ilmu pengetahuan. Ia membangun sebuah perpustakaan di Luoyang yang berisikan lebih dari 30.000 jilid buku. Penemuan penting pada masa ini adalah diciptakan peta yang menggunakan sistim pembagian berdasarkan garis lintang dan bujur oleh Pei Xiu, dimana pada petanya itu dipergunakan skala perbandingan 1 inchi untuk 125 mil. Peta semacam ini merupakan yang pertama kalinya di dunia, jauh sebelum Bangsa Barat menerapkan metode yang sama dalam peta-peta mereka.

Setelah Dinasti Jin runtuh selama beberapa ratus tahun, Tiongkok terpecah kembali menjadi banyak negara, dimana masa ini merupakan periode yang kacau. Para sejarawan menyebut jaman ini dengan istilah Dinasti Utara-Selatan. Sebelum runtuh, Dinasti Jin pada tahun 317 sempat dipaksa melarikan diri ke selatan karena serangan suku bangsa barbar di utara dan kerajaan mereka di selatan untuk selanjutnya disebut dengan Jin Timur. Tiongkok utara dikuasai oleh banyak kerajaan kecil-kecil yang didirikan oleh suku-suku barbar. Sebagian besar dari mereka hanya berumur pendek karena saling berperang satu sama lainnya. Diantara kerajaan-kerajaan di utara tersebut yang paling sanggup bertahan lama dan terkuat adalah Wei Utara (386-534). Karena terbagi menjadi dua ini, yakni kerajaan-kerajaan Tiongkok Utara dan Selatan, maka inilah yang menyebabkan jaman ini disebut jaman Dinasti Utara-Selatan oleh para sejarawan.

Ilmuwan terkenal pada masa ini adalah Zu Chongzhi (429-500). Ia berasal dari Dinasti Selatan dan berhasil menghitung dengan cukup, yakni di antara 3,1415926 dan 3,1415927. Akurat nilai bilangan ini adalah sesuatu yang luar biasa, Penentuan nilai bilangan mengingat Bangsa Barat baru menemukannya ratusan tahun kemudian Prestasi lain yang dilakukannya adalah membuat penanggalan serta meramalkan akan terjadinya gerhana bulan pada tanggal 15 September 459.